Sinergi Berantas Kanker, Pemprov NTB Gandeng YKI NTB

Sinergi Berantas Kanker, Pemprov NTB Gandeng YKI NTB
Pengurus Yayasan Kanker Indonesia NTB Audensi dengan Ketua TP PKK NTB, Bunda Sinta M. Iqbal. (foto Diskominpotik NTB)

Mataram-Spektroom : Kanker masih menjadi tiga penyakit katastropik dengan kasus tertinggi di Nusa Tenggara Barat.
Ketua TP PKK NTB, Bunda Sinta M. Iqbal didaulat menjadi ketua baru pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) NTB periode 2026 - 2030 sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi bagi masyarakat dalam penanganan penyakit kanker.

"Pemerintah provinsi dan seluruh stakeholder kesehatan termasuk organisasi seperti PKK dan yang lain akan bersinergi dengan YKI NTB dalam penanganan kanker", ujar Bunda Sinta di Mataram, Senin (13/04/2026)

Sekretaris YKI NTB, Dr. Ramses Indriawan, Sp.B(K)Onk yang juga dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan Pemprov NTB kepada YKI dalam penanganan kanker di masyarakat.

"YKI diharapkan bisa menjembatani pasien pasien kanker untuk bisa berobat lebih dekat di rumah sakit yang menangani pasien kanker", jelas Ramses.

Salah satu program yang akan diwujudkan dengan kepengurusan baru ini adalah Rumah Singgah bagi pasien diluar Pulau Lombok sebagai pelayanan sosial yang selama ini dimiliki oleh masing masing kabupaten/ kota.

Sedangkan rumah singgah khusus pasien kanker akan terintegrasi langsung dengan pelayanan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), biasanya spesialis sekaligus pengurus YKI yang ditunjuk oleh rumah sakit untuk memimpin dan bertanggung jawab penuh atas seluruh pengelolaan asuhan medis seorang pasien mulai dari diagnosis, pengobatan hingga pasien keluar. DPJP berperan sebagai "kapten tim" yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain (PPA) untuk memastikan keselamatan dan kesinambungan pelayanan.

Hal lain adalah program promotif, edukatif sebagai pencegahan karena kanker, jantung dan ginjal masih menjadi tiga besar penyakit katastropik dalam pengertian paling besar menyedot anggaran kesehatan untuk penyembuhannya. Dan kasus paling banyak adalah kanker payudara.

"Tidak hanya biaya namun tenaga dan pikiran ikut terkuras jika berbicara penanganan kanker. Mudah mudahan kepengurusan baru YKI NTB bisa mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat", pungkas Ramses.

Berita terkait

Pemprov Kepri Kucurkan Dana Hibah Rp5,2 M untuk  Sukseskan Porprov Kepri ke-VI tahun 2026 di Kota Tanjungpinang

Pemprov Kepri Kucurkan Dana Hibah Rp5,2 M untuk Sukseskan Porprov Kepri ke-VI tahun 2026 di Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang-Spektroom : Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) ke-VI tahun 2026 menurut rencana akan dilaksanakan tanggal 9 September 2026 di Kota Tanjungpinang sebagai Tuan Rumah. Berbagai persiapan sudah dilakukan panitia penyelenggaraan olahraga empat tahunan ini termasuk sudah diluncurkannya Maskot Porprov Kepri ke-VI tahun 2026 yang diberi nama “Hang Bilang”. Guna

Desmawati, Rafles
Wakapolda Sumbar Instruksikan Polisi Berubah Menjadi Pelayan, Masyarakat Dianggap Sebagai Keluarga

Wakapolda Sumbar Instruksikan Polisi Berubah Menjadi Pelayan, Masyarakat Dianggap Sebagai Keluarga

Padang-Spektroom : Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, memimpin langsung apel kesiapan kontingen Operasi Aman Nusa I Tahun 2026 di Lapangan Apel Markas Besar Polda Sumbar, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memastikan kesiapan personel guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran situasi wilayah, khususnya dalam

Wiza Andrita, Rafles