Sinergi BKKBN-Dikbud Malut: Kolaborasi Lintas Sektor Demi Generasi Berkualitas
Sofifi-Spektroom : Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mensinergikan program kependudukan dengan sektor pendidikan demi penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Moloku Kie Raha.
Kunjungan Tim Kerja Pengendalian Penduduk (Dalduk), Lini Lapangan, dan Audit Kinerja Perwakilan BKKBN Malut ini diterima Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Sofyan.
Ketua Tim Kerja Dalduk, Linlap, dan Audit Kinerja BKKBN Malut, Ulfah Magfirah pada kesempatan itu memaparkan mengenai transformasi kelembagaan BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Ia menekankan bahwa isu kependudukan dan pembangunan keluarga sangat beririsan dengan dunia pendidikan, terutama dalam mendukung agenda prioritas nasional.
“Kami hadir untuk berkoordinasi sekaligus menyampaikan permohonan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Perwakilan BKKBN Malut dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut. Hal ini merupakan upaya konkret kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo yang ke-4, yakni memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Ulfah.
Ulfah menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, diharapkan nilai-nilai pembangunan keluarga dan kesadaran kependudukan dapat terintegrasi lebih dalam di lingkungan pendidikan, sehingga melahirkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut, Sofyan, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif kolaborasi ini. Pihaknya menilai pembangunan SDM tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dan membutuhkan sinergi antarlembaga. "Kami menyambut baik rencana kerja sama ini dan siap untuk berkolaborasi demi terwujudnya peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Maluku Utara," pungkas Sofyan.