Trending

Sinergi Mengawal Keamanan dan Mutu Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis di Rembang

Sinergi Mengawal Keamanan dan Mutu Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis di Rembang
Gelar Sarasehan Bersama: Sinergi Mengawal Keamanan dan Mutu Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis, di Pendopo Bupati Rembang(Foto: Loka POM Grobogan)

Rembang-Spektroom: Gerakan mengawal keamanan dan mutu pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan oleh berbagai lintas sektor.

Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Bupati Rembang, Sabtu (3/10/2026), digelar nama  “Sarasehan Bersama: Sinergi Mengawal Keamanan dan Mutu Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis.”

Sarasehan dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, S.E., M.H., Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Rembang, Puji Santoso, S.P., M.H., Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang sekaligus Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mardi, S.Pd., MT.,

Kemudian Kepala Loka POM di Kabupaten Grobogan, Ronald Hatoguan Manik, S.TP., MBA, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, tim Loka POM di Kabupaten Grobogan, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Rembang, serta para pemilik yayasan dan mitra pelaksana MBG.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud keseriusan seluruh pihak untuk bersinergi dalam mengawal keamanan dan mutu pangan pada pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Rembang.

Kepala Loka POM Kabupaten Grobogan, Ronald Hatoguan Manik menyampaikan peristiwa yang telah terjadi di Rembang dengan pesan penuh optimisme melalui ungkapan “habis gelap terbitlah terang".

"Peristiwa yang tidak diharapkan terjadi di Rembang hendaknya menjadi pembelajaran dan bahan evaluasi bersama." ujarnya.

Lebih lanjut Ronald menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam memastikan pangan yang diberikan melalui Program MBG memenuhi aspek keamanan dan mutu.

Pengawalan keamanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara konsisten, karena keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

"Momentum sarasehan ini diharapkan menjadi titik kebangkitan untuk bersama-sama menghadirkan perubahan yang lebih baik," jelasnya.

Melalui Sarasehan Bersama ini, diharapkan terbangun komitmen dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pengawas, penyelenggara MBG, yayasan, mitra, serta seluruh pihak terkait.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Rembang diharapkan dapat terus berjalan secara optimal dengan menghadirkan pangan yang aman, bermutu, bergizi, dan layak dikonsumsi bagi masyarakat.

Sementara Ormas Brandal Alif menyoroti dua hal, yakni adanya iuran sebesar Rp300 ribu per dapur SPPG serta kehadiran anggota Komisi V DPR RI Harmusa Oktaviani dalam kegiatan tersebut.

Ketua Ormas Brandal Alif, Arif Yulianto, mempertanyakan dasar penarikan iuran tersebut. Ia juga menilai kehadiran anggota Komisi V DPR RI dalam agenda yang berkaitan dengan pangan perlu dijelaskan kepada publik.

“Komisi V DPR RI itu kan tugasnya mengawasi infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Tapi kok ini malah sibuk pasang badan dan ngebela pengelola SPPG pasca insiden keracunan kemarin? Bukannya fokus pada ranah pengawasannya sendiri,” ujar Arif kepada wartawan.

Merespons tudingan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Mardi, langsung angkat bicara. Mardi meluruskan tiga poin utama yang menjadi gaduh di masyarakat. Mardi menegaskan, kehadiran legislator Komisi V DPR RI tersebut bukan untuk membela pengelola secara personal, melainkan bagian dari fungsi monitoring umum anggota dewan terhadap program strategis nasional.

"Terlebih, Harmusa sudah mengawal program MBG di Rembang sejak awal digulirkan" ujar .

Berita terkait

Distribusi ke-33, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Distribusi ke-33, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jember - Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu, (03/10/2026) malam. Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-33 yang dilakukan BPBD Jember di wilayah tersebut. Sebanyak 5.

Budi Sucahyono, Anggoro AP