Sirkuit Balap dan Porkot 2026 Ambon, Jawab Krisis Fasilitas Olahraga
Spektroom – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen memperkuat sektor olahraga melalui dua program strategis, yakni pembangunan sirkuit balap dan penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) pada akhir 2026. Langkah ini menjadi jawaban atas minimnya fasilitas olahraga berstandar nasional di ibu kota Provinsi Maluku.
Upaya tersebut dijalankan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon guna meningkatkan kualitas sarana olahraga sekaligus daya saing atlet lokal.
Kepala Dispora Kota Ambon, Richard Luhukay, AP, mengakui sebagian besar fasilitas olahraga yang ada masih terbatas dan belum memenuhi standar nasional, terutama yang dimiliki pemerintah kota.
“Pemanfaatan fasilitas olahraga selama ini masih bersifat episodik, padahal potensinya sangat besar untuk kegiatan rutin dan pembinaan atlet,” kata Luhukay kepada spektroom di Ambon, Senin (19/1/2026).
Dirinya menyebut keterbatasan anggaran daerah serta kebijakan fiskal pusat menjadi tantangan utama pembangunan infrastruktur olahraga. Meski begitu, Dispora tidak bergantung sepenuhnya pada APBD maupun APBN.
“Kami sedang mengkaji berbagai skema kerja sama dengan pihak swasta dan organisasi olahraga profesional agar program tetap berjalan,” ujarnya.
Terkait pembangunan sirkuit balap, Dispora telah berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Kota Ambon selama tiga bulan terakhir. Sejumlah lahan milik Pemkot Ambon kini diverifikasi secara teknis oleh tim Bidang Aset dan Tata Ruang.
“Kami memprioritaskan lahan milik Pemkot untuk menekan biaya pembangunan,” jelasnya.
Jika terealisasi, sirkuit balap ini ditargetkan memenuhi standar Federasi Motor Internasional (FIM) dan membuka peluang Ambon menjadi tuan rumah ajang balap nasional hingga internasional.
Di sisi lain, persiapan Porkot 2026 telah memasuki tahap perencanaan teknis. Ajang tersebut akan digelar pada semester kedua 2026 dan disiapkan oleh KONI Kota Ambon.
“Porkot menjadi sarana pemetaan atlet muda untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) pada September mendatang,” pungkas Luhukay.(EM)