Siswa MAN IC Lamtim Tembus Final KOSSMI 2026
Lampung Timur - Spektroom: Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Lampung Timur (Lamtim) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.
Sebanyak sembilan siswa terbaiknya dinyatakan lolos menuju babak final "Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) 2026".
Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Abak Academy yang bekerja sama dengan "Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI) - Lembaga Sains Terapan Universitas Indonesia", menjadikannya salah satu barometer prestasi sains bagi pelajar muslim di Indonesia.
Ditengah persaingan ketat yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai penjuru Nusantara, keberhasilan ini menegaskan posisi MAN IC Lampung Timur sebagai lembaga pendidikan pencetak talenta unggul.
Para siswa tidak hanya diuji secara intelektual, tetapi juga dituntut memiliki ketahanan mental dan sportivitas yang tinggi.
Kepala MAN IC Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian membanggakan para murid yang berhasil melaju ke babak final KOSSMI 2026.
Menurut Naim, prestasi ini bukanlah hasil yang datang secara instan, melainkan buah dari proses panjang yang dibangun melalui ekosistem pembelajaran yang sehat dan positif di lingkungan madrasah.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara doa, kerja keras siswa, serta bimbingan dan ketulusan para guru. Semua unsur tersebut menyatu dalam satu visi besar, yaitu menghadirkan prestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).
Lebih lanjut, M. Naim menegaskan bahwa madrasah akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif, agar setiap potensi murid dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara, Pembina Kompetisi Siswa Nasional dan Internasional, Nurlaili, S.Pd., menegaskan bahwa partisipasi dalam ajang KOSSMI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter dan kapasitas intelektual murid secara utuh.
“Kami memandang KOSSMI sebagai wahana pembelajaran yang sangat berharga. Fokus utama kami adalah menempa pola pikir kritis, menumbuhkan integritas, serta membangun kepercayaan diri siswa. Dengan bekal itu, mereka tidak hanya siap berkompetisi, tetapi juga siap menghadapi tantangan global di masa depan,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa setiap proses yang dilalui para murid, mulai dari persiapan hingga kompetisi, merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi
Sembilan murid yang akan berlaga di babak final terbagi dalam enam bidang kompetisi:
Kimia: Muhammad Daryfatih, Eliza Reshma Safaish dan Muhammad Rasya Rachmansyah. Biologi: Muhammad Hasan dan Rizki Abnil Batutah, Astronomi: Aliyah Adiria Marennu dan Ekonomi: Nadihan Bima Saktia Nugraha.
Selanjutnya Geografi: Aqila Mumtaza Izdihar (XI.B) dan Kebumian: Muhammad Husen (XI.B).
Babak final KOSSMI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Universitas Telkom, Bandung, Jawa Barat.
Menjelang momentum penting tersebut, madrasah terus mengintensifkan pembinaan, baik melalui pendalaman materi secara akademik maupun penguatan mental kompetisi.(@Ng).