Siswa SD Pada 20 Sekolah di Maluku Utara Ikut ANLDB 2025
Spektroom - Kementerian Agama (Kemenag) melaksanakan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) secara serentak se-Indonesia sejak tanggal 18-21 November 2025. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
ANLDB dilaksanakan pada jenjeng Sekolah Dasar (SD) dengan sasaran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terdaftar pada aplikasi SIAGA dan siswa muslim kelas 5 di sekolah.
Kepala Bidang Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Yamin Latief Tjokra mengatakan, ANLDB merupakan program yang dirancang untuk mengetahui kemampuan literasi dasar beragama di kalangan siswa,sehingga dapat dipetakan yang akan memperkuat kebijakan pendidikan agama berbasis data.
"Asesmen ini dilakukan secara online, Maluku Utara terdapat 20 sekolah dasar yang menjadi sampling ANLDB 2025 dengan jumlah 628 peserta," ujar H. Yamin.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf mengatakan, ANLDB merupakan program yang di rancang sebagai upaya untuk mengukur kemampuan literasi dasar beragama siswa, termasuk kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks-teks agama, dengan harapan akan meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia.
"Kemenag terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi beragama," ucap H. Amar.
Adapun 20 Sekolah Dasar di Maluku Utara yang menjadi sampling ANLDB 2025 yaitu, SD GMH Lelilef, SD Inpres Kapaleo, SD Inpres Yeisowo, SD Negeri Kapaleo, SD Negeri Yeisowo di Kabupaten Halmahera Tengah.
SD Inpres Bumirestu, SD Inpres Dakaino 1, SD Negeri 2 Maba, SD Negeri Maba, SD Negeri Saramaake di Kabupaten Halmahera Timur.
SD Al-Khairaat 01, SD Islamiyah 7, SD Negeri 18, SD Negeri 56, SD Negeri 8 Kota Ternate
SD Negeri 1 Bukit Durian, SD Negeri 2 Gurabati, SD Negeri Cobodoe, SD Negeri Sofifi, dan SD Negeri Tuguiha Kota Tidore Kepulauan.