Siswa TK dan SD Akan Kembali Manggung di "Dunia Si Kecil" RRI Semarang
Spektroom: Dalam rangka memberi wadah kegiatan pengembangan diri siswa Taman Kanak-Kanak dan sekolah dasar, RRI Semarang akan kembali menghidupkan acara "Dunia Si Kecil".
Program yang mulai tayang per februari 2026 mendatang itu mendapat respon positif sekolah Dasar di-kota Semarang dengan program “Dunia Si Kecil” dengan atusias.
Hal itu mengemuka dalam audiensi RRI Semarang bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang yang dihadiri perwakilan kepala sekolah dan guru se-Kota Semarang di kantor dinas setempat, Kamis 29 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan kota Semarang Aji Nur Setiawan mengatakan, pihaknya akan segera mendiskusikan terkait dengan jadwal tampil SD di kota Semarang.
“Nanti coba kami diskusikan dengan bidang PAUD. Apakah TK terlebih dahulu atau SD dulu, dan mulainya di bulan April,” ujarnya.
Audiensi yang berlangsung cukup interaktif diselingi beberapa kepala sekolah menanyakan mekanisme dan teknis pelaksanaan siaran Dunia Si Kecil.
Kepala SDN Sendangmulyo 3 Kuntarti Endah Sarini mengaku sekolahnya pernah tampil di acara Dunia Si Kecil pada 2024 lalu. Ia mengaku senang karena penampilan sekolahnya direkam baik audio maupun videonya.
“Kemarin dari SD kami menampilkan dalang cilik, beberapa tampilan dan rebana,” jelasnya.
Wakil Ketua Tim Pro 1 RRI Semarang, Pratiwi Ani Mahanani mengatakan, audiensi bertujuan menyosialisasikan program Dunia Si Kecil yang hadir setiap Minggu pukul 10.00 WIB melalui kanal Youtube RRI Semarang, kepada sekolah-sekolah.
“Diharapkan sekolah-sekolah dari Semarang bisa kolaborasi dengan RRI. Sehingga, seluruh kompetensi, prestasi, kreasi dan inovasi yang ada pada sekolah-sekolah bisa kita akomodir,” katanya didampingi anggota tim kreatif, Chrisma Yunanta Mahardika.
Ia menjelaskan, tahun ini auditorium RRI Semarang sudah selesai direnovasi, sehingga seluruh pelaksanaan tapping Dunia Si Kecil akan dilaksanakan di sana.
“Panggung kami sekitar 12m x 8m, dilengkapi videotron LED, sound dan lighting, kemarin dari SD Pekunden membawa 1 set gamelan dan banyak alat musik, masih mencukupi ,” ujarnya.