SKK Migas Jabanusa Perkuat Kesekuritan dan Pengelolaan Bahan Peledak Dalam Operasi Hulu Migas

SKK Migas Jabanusa Perkuat Kesekuritan dan Pengelolaan Bahan Peledak Dalam Operasi Hulu Migas
SKK Migas bersama Kontraktor Kerja Sama (KKKS) wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menyelenggarakan rapat kerja Kesekuritian, Yogyakarta 19-20 Nov 2025.

Spektroom Semarang: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kerja Sama (KKKS) wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menyelenggarakan dua rapat kerja utama pada akhir tahun 2025.

Pertama Rapat Kerja Kesekuritian Hulu Migas Jabanusa 2025 dan Rapat Kerja Perizinan serta Pengelolaan Bahan Peledak (Handak) Hulu Migas Jabanusa 2025. Kedua rapat ini merupakan bagian dari upaya SKK Migas untuk memperkuat tata kelola operasional hulu migas yang aman, taat regulasi, dan berwawasan HSE (HealthSafety, and Environment).

“Kesekuritian yang solid akan menjamin kelancaran operasi hulu migas serta menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif,” ujar Anggono Mahendrawan, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa di Yogyakarta, 19–20 November 2025

SKK Migas juga menggelar rapat kerja terkait perizinan dan pengelolaan bahan peledak (handak) yang digunakan dalam kegiatan survei seismik, konstruksi bawah laut, maupun pengeboran sumur eksplorasi dan eksploitasi yang bertujuan untuk menyelaraskan:

Pengelolaan handak di industri migas bukan hanya aspek teknis, tetapi juga bagian penting dari sistem keselamatan nasional. “SKK Migas memastikan seluruh tahapannya berlangsung dengan aman, transparan, dan sesuai ketentuan perundangan,” tegas Anggono.

Kedua rapat kerja ini juga dihadiri oleh perwakilan Kepolisian Daerah, TNI, KKKS, dan vendor berizin, menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat rantai pengawasan, kepatuhan, dan keamanan nasional sektor energi.

Harapannya Raker menghasilkan SOP terpadu KKS, SKKJ dan aparat keamanan, Penguatan kesadaran keamanan dan HSE, serta sistem komunikasi yang cepat dan terpadu dalam menangani potensi gangguan keamanan maupun resiko bahan peledak.

“Kami menempatkan keselamatan, keamanan, dan kepatuhan regulasi sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan hulu migas. Rapat kerja ini juga bertujuan untuk memastikan setiap proses dari perizinan hingga pelaksanaan lapangan — terkoordinasi dengan baik dan memenuhi standar nasional,” tutup Anggono.

Berita terkait

Polres Tabalong Lakukan Pengamanan dan Pelayanan Aksi Simbolik September Hitam HMI Cabang Tanjung

Polres Tabalong Lakukan Pengamanan dan Pelayanan Aksi Simbolik September Hitam HMI Cabang Tanjung

Tabalong-Kalsel–Spektroom : Polres Tabalong melaksanakan pengamanan dan pelayanan kegiatan Aksi Simbolik September Hitam yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Kegiatan Sabtu, (19/9/2026) diikuti 50 peserta melibatkan HMI Cabang Tanjung, BEM STIA Tabalong dan BEM STIT Syekh Nafis Tabalong. Kegiatan dipimpin oleh Koordinator

Junaidi, Bian Pamungkas
Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Perairan Kepulauan Loloda dan Morotai di Maluku Utara

Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Perairan Kepulauan Loloda dan Morotai di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara empat hari ke depan mulai tanggal 20 - 23 September 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
ссс