Skrining Kanker Serviks Dengan Metode HPV DNA Diperluas, Hingga Puskesmas dan Klinik

Skrining Kanker Serviks Dengan Metode HPV DNA Diperluas, Hingga  Puskesmas dan Klinik
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Stefanus Norimarna, M.K.M

Spektroom - Dinas Kesehatan Kota Ambon memperluas layanan skrining kanker serviks dengan metode HPV DNA di puskesmas dan klinik.

Upaya ini diarahkan untuk memutus rantai keterlambatan diagnosis kanker leher rahim, penyakit yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Stefanus Norimarna, M.K.M, mengatakan program ini dijalankan sejalan dengan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Serviks 2023–2030, dengan penguatan pada kesiapan tenaga kesehatan, layanan pemeriksaan, hingga rujukan medis.

“Mulai dari perencanaan, pelatihan tenaga kesehatan, sampai pendampingan di lapangan kami perkuat. Hasil skrining juga tidak berhenti di pemeriksaan, tetapi ditindaklanjuti,” ujar Johan di Balai Kota Ambon, Senin (26/1/2026).

dr. Johan menjelaskan, peserta skrining akan menerima hasil pemeriksaan. Perempuan yang terdeteksi HPV berisiko tinggi langsung dirujuk ke RS Leimena sebagai fasilitas rujukan untuk pemeriksaan lanjutan dan penanganan.

Meski layanan diperkuat, tantangan sosial masih menjadi hambatan utama. Rasa malu, ketakutan terhadap hasil pemeriksaan, hingga anggapan bahwa pemeriksaan tidak diperlukan, membuat partisipasi belum maksimal.

“Masih ada stigma dan tabu yang kuat. Bahkan, ada suami yang melarang istrinya melakukan skrining,” ungkap Johan.

Kondisi ini mendorong Dinas Kesehatan Kota Ambon mengubah pendekatan. Edukasi tidak lagi hanya menyasar perempuan, tetapi juga keluarga, tokoh masyarakat, dan lintas sektor agar deteksi dini dipahami sebagai upaya penyelamatan, bukan ancaman.

Di sisi lain, penguatan pencatatan dan pelaporan terus dilakukan untuk memantau cakupan skrining dan efektivitas program.

Dinas Kesehatan berharap, dengan layanan yang semakin dekat dan edukasi yang konsisten, kesadaran masyarakat tumbuh dan target eliminasi kanker serviks dapat tercapai.(EM)

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng  Siap Operasional

Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng Siap Operasional

Spektroom - Tahapan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, resmi dituntaskan setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai 100 persen. Rampungnya pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa yang turun meninjau kondisi koperasi pada Jum'at, (30 /1/2026)

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti