SMKN 2 Sawahlunto Buka Peluang Masa Depan Cerah, Jurusan TITL Jadi Andalan Siap Kerja

SMKN 2 Sawahlunto Buka Peluang Masa Depan Cerah, Jurusan TITL Jadi Andalan Siap Kerja
(Flyer: SMKN 2 Sawahlunto)

Sawahlunto-Spektroom : SMKN 2 Sawahlunto mengajak para siswa-siswi tamatan SLTP untuk segera menentukan arah masa depan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan berbasis kebutuhan dunia kerja. Sekolah kejuruan ini menawarkan lima kompetensi keahlian unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan industri modern dan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKa).

Kelima jurusan tersebut meliputi Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pemesinan (TPM), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), serta Geologi Pertambangan (GP).

Dari seluruh program yang tersedia, Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) menjadi salah satu primadona karena relevansinya yang tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja.

“SMKN 2 Sawahlunto hadir sebagai solusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Khususnya di jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, siswa akan dibekali keterampilan praktis dan sertifikasi yang relevan sehingga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja maupun untuk berwirausaha,” ujar Ponidi.

Menurutnya, sektor kelistrikan merupakan salah satu bidang strategis yang terus berkembang seiring dengan pertumbuhan pembangunan dan industrialisasi. Hal ini membuka peluang kerja yang luas bagi lulusan TITL, baik di perusahaan besar, proyek infrastruktur, hingga usaha mandiri.

“Tidak bisa dipungkiri, hampir semua sektor membutuhkan tenaga ahli kelistrikan. Ini menjadikan lulusan TITL memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Kami mendorong siswa untuk berani memilih jurusan yang tidak hanya diminati, tetapi juga memiliki peluang kerja nyata,” tambahnya.

Selain fokus pada kompetensi teknis, SMKN 2 Sawahlunto juga menanamkan karakter disiplin, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan vokasi yang menyiapkan lulusan siap kerja, siap melanjutkan pendidikan, maupun siap berwirausaha.

Dengan dukungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah V dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, SMKN 2 Sawahlunto terus memperkuat kualitas pembelajaran serta kemitraan dengan dunia industri.

Melalui ajakan terbuka kepada lulusan SLTP sederajat, SMKN 2 Sawahlunto menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mampu mengantarkan generasi muda menuju masa depan yang lebih cerah.

“Jangan ragu menentukan pilihan. Masa depan ada di tangan kalian. SMKN 2 Sawahlunto siap membimbing menjadi tenaga profesional yang siap kerja,” tutup Ponidi. (Ris1)

Berita terkait

Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54, Gubernur Maluku Tegaskan Peran Strategis PKK Wujudkan Indonesia Emas 2045

Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54, Gubernur Maluku Tegaskan Peran Strategis PKK Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Maluku yang mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, berlangsung di Kantor PKK Provinsi Maluku, Jumat (17/04/2026). Peringatan HKG PKK tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten Buru,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Jembatan Manyar di Gresik Diganti Baru Target Rampung Agustus 2026

Jembatan Manyar di Gresik Diganti Baru Target Rampung Agustus 2026

Jakarta – Spektroom: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melaksanakan pekerjaan penggantian Jembatan Manyar Lama di Kabupaten Gresik sebagai langkah meningkatkan keselamatan dan keandalan infrastruktur jalan nasional. Penggantian jembatan dilakukan menyusul penurunan kondisi struktur yang berpotensi memengaruhi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Penanganan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan konektivitas tetap terjaga

Nurana Diah Dhayanti