Stok Darah A dan AB Menipis, PMI Depok Gelar Donor Darah Usai Tarawih
Depok-Spektroom: Stok darah golongan A dan AB di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mulai menipis dalam bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan darah selama Ramadan, PMI Depok menggelar kegiatan donor darah pada malam hari setelah salat tarawih dengan melibatkan masyarakat di berbagai masjid.
Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi'raz Imaduddin, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit wilayah Depok dan sekitarnya.
“Stok darah golongan A dan AB di PMI mulai menipis. Untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan kebutuhan darah di bulan suci Ramadan, kami merasa perlu melakukan aksi donor darah yang digelar pada malam hari setelah salat tarawih,” jelas Dudi Mi’raz, Jum'at ( 6/3/2026 ).
Ia menjelaskan, pelaksanaan donor darah dilakukan dengan memanfaatkan momentum program tarawih keliling (Tarling) tingkat Kota Depok. Kegiatan donor darah ditempatkan di area masjid yang menjadi lokasi pelaksanaan Tarling.
Menurutnya, sebelum kegiatan berlangsung, PMI Depok telah berkoordinasi dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang menjadi tuan rumah Tarling agar kegiatan dapat berjalan lancar serta menggerakkan partisipasi masyarakat sekitar.
“Kami mengoptimalkan momentum program Tarling untuk mengadakan kegiatan donor darah. Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan pengurus DKM masjid yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Tarling Kota Depok agar membantu memfasilitasi kegiatan ini dan mengajak warga sekitar untuk mendonorkan darahnya secara sukarela demi kepentingan kemanusiaan,” ujarnya.
Dudi menambahkan, kebutuhan darah untuk pasien di rumah sakit di Kota Depok dan sekitarnya bersifat fluktuatif sehingga sulit diprediksi setiap waktu. Namun dalam kondisi normal, PMI Depok membutuhkan sekitar 3.000 hingga 3.500 kantong darah setiap bulan untuk menjaga ketersediaan stok.
“Untuk membantu pasien di rumah sakit Kota Depok dan sekitarnya, kebutuhan darah tidak bisa dipastikan karena sifatnya fluktuatif. Dalam kondisi normal, PMI Depok membutuhkan stok sekitar tiga ribu hingga tiga ribu lima ratus kantong darah per bulan,” pungkasnya.