Sumbar Tembus 4 Besar Nasional Kejurnas Gimnastik Artistik 2026, Sabet 11 Medali

Sumbar Tembus 4 Besar Nasional Kejurnas Gimnastik Artistik 2026, Sabet 11 Medali
Atlet Sumbar yang meraih medali pada Kejurnas Gimnastik Artistik 2026, di GOR Gymnasium Arcamanik, Bandung, mengapit pelatih Sutrisno dan Binpres FGI, Tomy Rhomin Dharu. (Foto: Dok. FGI)

Bandung-Spektroom : Kontingen Sumatera Barat sukses menembus peringkat empat nasional pada ajang Kejurnas Gimnastik Artistik 2026, di GOR Gymnasium Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, 1-6 Mei 2026. Tim Ranah Minang mengoleksi total 11 medali, terdiri dari 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

Berdasarkan rekap akhir, Sumbar berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang masing-masing menempati tiga besar klasemen.

Kontribusi medali emas Sumbar datang dari nomor andalan. Gilang Ramadhan (senior) menyumbang dua emas dari palang sejajar dan palang tunggal, serta menambah dua perunggu dari rings dan all around.

Sementara itu, Muhammad Abdul Malik (junior) tampil impresif dengan dua emas di nomor palang sejajar.

Tambahan medali juga disumbang Irfan Gusalim (senior) dengan satu perak di palang tunggal dan satu perunggu di palang sejajar.

Sedangkan Raziq Hidayatullah (junior) mempersembahkan dua perak dari nomor lantai dan palang tunggal, serta satu perunggu dari all around.

Distribusi medali Kejurnas Gimnastik Artistik 2026 di Bandung. (Foto: Dok. FGI)

Ketua Pengprov FGI Sumbar, Sepris Yonaldi, mengapresiasi capaian atlet yang berhasil menembus empat besar nasional.

“Hasil ini menunjukkan kerja keras atlet dan pelatih selama ini. Kita patut bangga karena Sumbar mampu bersaing dengan provinsi besar,” ujarnya Sepris, Kamis (7/5/2026)

Sementara itu, Sekretaris Umum FGI Sumbar, Mahdianur, menilai pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga gimnastik di daerah.

“Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan. Target kita ke depan tentu bisa naik ke tiga besar nasional,” kata pria yang juga Kadispora Sumbar itu.

Empat atlet peraih medali tersebut merupakan binaan UPTD KBOR/PPLP Sumbar, yakni Gilang Ramadhan, Muhammad Abdul Malik, Irfan Gusalim, serta Raziq Hidayatullah yang juga binaan CYAT dan eks UPTD KBOR.

Keberhasilan ini mempertegas posisi Sumbar sebagai salah satu kekuatan baru gimnastik nasional yang patut diperhitungkan. (RRE/jiga)

Berita terkait

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kemenag Morotai Gandeng BNNK Perkuat Benteng Keagamaan

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kemenag Morotai Gandeng BNNK Perkuat Benteng Keagamaan

Morotai-Spektroom : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penguatan pencegahan narkoba berbasis nilai keagamaan, Kamis (7/5/2026). Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, S.Ag, M.Pd.I,

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Dinas Kesehatan Kota Ternate Seriusi Perbaikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Hiri

Dinas Kesehatan Kota Ternate Seriusi Perbaikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Hiri

Ternate-Spektroom : Dinas Kesehatan Kota Ternate menanggapi sorotan masyarakat terkait pelayanan di Puskesmas Hiri, khususnya kehadiran dokter umum. Dinas Kesehatan mengakui bahwa dalam beberapa waktu terakhir pelayanan dokter pada hari-hari tertentu belum berjalan maksimal. Hal ini disebabkan oleh kendala internal serta masa transisi administrasi penugasan tenaga medis. Namun demikian, kondisi tersebut

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Lepas 105 Pekerja ke Bali, Bodewin Wattimena Ingatkan Anak Muda Ambon Jangan Rusak Masa Depan karena Miras

Lepas 105 Pekerja ke Bali, Bodewin Wattimena Ingatkan Anak Muda Ambon Jangan Rusak Masa Depan karena Miras

Ambon-Spektroom: Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, melepas tenaga kerja antar daerah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk penempatan Bali. Acara Pelepasan berlangsung di Ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Kamis (7/5/2026). Sebanyak 123 tenaga kerja dinyatakan lolos dalam program tersebut. Dari jumlah itu, 105 orang diberangkatkan pada tahap pertama,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru