Sumur Mengering, BPBD Jember Kirim Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kemarau Panjang

Sumur Mengering, BPBD Jember Kirim Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kemarau Panjang
Tim Reaksi Cepat kirim air bersih ke warga terdampak kekeringan (Foto BPBD Jember)

Jember-Spektroom : Sejumlah sumur warga di RW 008, Lingkungan Tegal Batu, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, kabupaten Jember, Jawa Timur mengering akibat musim kemarau sehingga sekitar 50 kepala keluarga (KK) kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

Kondisi tersebut mendapat respons Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga setempat pada Kamis (03/09/2026) siang.

Sebanyak empat tandon berkapasitas masing-masing 2.500 liter yang disediakan BPBD diisi hingga penuh. Dengan total kapasitas 10.000 liter, pasokan tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan sekitar 50 KK selama empat hari.

Terlihat, begitu air tiba, warga langsung berdatangan. Mereka mengambil air secara bergantian dari tandon yang tersedia. Air tersebut menjadi kebutuhan penting untuk memenuhi aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Bagi warga Tegal Batu, kedatangan air bersih ini sangat berarti. Sebab, mengeringnya sejumlah sumur membuat warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga, Khotijah, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Patrang dan Pemerintah Kabupaten Jember yang telah merespons kondisi warga.

“Terima kasih kepada Kelurahan Patrang dan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait yang sudah membantu kami dengan memberikan suplai air bersih,” ujar Khotijah.

Menurut dia, bantuan tersebut cukup meringankan beban warga. Terlebih, kebutuhan air bersih menjadi persoalan utama ketika sumur-sumur mulai mengering akibat musim kemarau.

Hal senada disampaikan Lurah Patrang Hariyono. Dia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, terhadap warga yang terdampak kekeringan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bapak Bupati, yang sudah membantu warga kami yang mengalami kekeringan dan kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari melalui BPBD Jember,” kata Hariyono.

Hariyono berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga selama musim kemarau. Suplai air bersih juga diharapkan bisa terus dilakukan apabila kondisi sumur warga belum kembali normal.

Bagi warga Tegal Batu, empat tandon air itu menjadi penyambung kebutuhan sehari-hari di tengah kemarau. Setidaknya, untuk sementara waktu, warga tak lagi harus kebingungan mencari air bersih. (budi)

Berita terkait

Sebanyak 754 Karya Wartawan Merekam Wajah Jakarta, Menyambut 500 Tahun Ibu Kota

Sebanyak 754 Karya Wartawan Merekam Wajah Jakarta, Menyambut 500 Tahun Ibu Kota

Jakarta – Spektroom: Setiap perubahan Jakarta meninggalkan cerita. Kepadatan jalan, perkembangan transportasi publik, perubahan wajah kampung, hingga berbagai persoalan perkotaan menjadi bagian dari perjalanan panjang ibu kota yang terus direkam oleh insan pers. Cerita tersebut dituangkan para jurnalis melalui tulisan, foto, audiovisual, dan berbagai karya jurnalistik lainnya. Tahun ini, sebanyak 754

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Jateng Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau terhadap Perjalanan Kafilah MTQ Nasional

Jateng Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau terhadap Perjalanan Kafilah MTQ Nasional

Semarang – Spektroom: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap perjalanan kafilah dari berbagai daerah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang. Sedikitnya 10 provinsi tercatat memiliki perjalanan yang berkaitan dengan Bandara Soekarno-Hatta, baik sebagai titik transit maupun bagian dari rute menuju Jawa Tengah.

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas