Syukuran Dan Ramah Tamah Sempena Hari Amal Bakti Kemenag Tingkat Provinsi Riau di Kuansing

Syukuran Dan Ramah Tamah Sempena Hari Amal Bakti Kemenag Tingkat Provinsi Riau di Kuansing
Acara Syukuran HAB Dengan Pemkab Kuansing. (Foto: Diskominfoss Kuasing)

Spektroom - Komitmen Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby , yang bersedia jadi tuan rumah Hari Amal Bakti ( HAB) , sangat luar biasa. Demikian ditegaskan Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mulardi, MPd pada acara Syukuran dan Ramah Tamah sempena Hari Amal Bakti ( HAB) Kementrian Agama Tingkat Provinsi Riau, di Pendopa Rumah Dinas Bupati Kuansing, Jum'at (2/1/2026) malam.

Kami sengaja juga memboyong, Kanwil Kementrian Haji dan Umroh Se Riau, sebab sesuai UU sudah berpisah dengan Kementrian Agama. Ini mungkin kali terakhir, mereka bergabung dengan Kemenag, kata Kakanwil.

"Kuota Haji Riau tahun 2026 yang berjumlah 4.682 orang mulai tahun ini akan dikelola full oleh Kementrian Haji dan Umroh," jelasnya.

Dikatakan H. Mulardi momentum HAB ini bagi Kemenag, untuk introspeksi diri, agar lebih baik melayani umat, kata Kanwil Kemenag Riau.

Sementara Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby berterimakasih atas kepercayaan jajaran Kemenag Riau, menjadikan Kuansing sebagai tuan rumah.

Semoga hal hal yang positif bisa di sampaikan ke khalayak, dan yang tak berkenan bisa di jadikan introspeksi memperbaiki diri, kata Bupati H Suhardiman Amby.

Mudah mudahan di ajang MTQ Tingkat Provinsi Riau, beberapa waktu mendatang, semua bisa kembali ke Kuansing, tutupnya.

"Kami mohon maaf, segala kekurangan yang ada di Kuansing," tutup Bupati.

Bersamaan dengan acara itu, juga dilakukan Pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kuantan Singingi (DKKS ) Kuansing, yang di Kemandoi Hj Yulia Herma Suhardiman.(SN/HH)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti