Tak Hanya Bantuan Sembako, Da'i Rantau Minang Siapkan Pendidikan Gratis Untuk Korban Bencana di Agam
Spektroom - Da’i Rantau Minang (Daram) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Agam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya.
Ketua Umum DPP Daram, Buya Dr H Elfa Hendri Mukhlis MA, Kamis (8/1/2026) menyampaikan, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan di sejumlah daerah di Sumatera Barat yang terdampak bencana alam.
Bantuan tersebut meliputi 1.000 Al-Qur’an terjemahan, satu truk pakaian layak pakai, peralatan rumah tangga, serta beberapa ton beras dan sembako.
“Khusus untuk Kabupaten Agam, kami telah menyalurkan bantuan ke Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, yang menurut penilaian kami termasuk wilayah yang cukup parah terdampak bencana,” ujar Buya Elfa.
Selain bantuan logistik, Daram juga menawarkan program jangka panjang kepada pemerintah daerah berupa pendidikan gratis bagi generasi muda korban banjir bandang.
Program tersebut memungkinkan anak-anak terdampak bencana untuk menempuh pendidikan secara cuma-cuma di Pondok Pesantren Ibnu Katsir, Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk membina dan mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah, hafal Al-Qur’an, berwawasan keislaman yang kuat, serta menguasai bahasa Arab dan Inggris.
Diharapkan ke depan mereka dapat menjadi ulama-ulama Minangkabau yang moderat, berpegang pada manhaj Ahlussunnah wal Jamaah, serta siap membina umat.
“Anak-anak yang diprioritaskan adalah yatim atau piatu, berasal dari keluarga kurang mampu, lulusan SD hingga SLTA, baik yang masih sekolah maupun yang putus sekolah akibat bencana,” jelasnya.
Untuk itu, Daram berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendata anak-anak terdampak bencana yang berminat mengikuti program pendidikan tersebut. Data tersebut nantinya akan dikirimkan kepada DPP Daram untuk selanjutnya dibina secara mental dan spiritual.
“Kami siap membantu semampu kami, terutama dalam membangun jiwa agamis dan motivasi generasi muda agar menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara. (RRE/amc)