Tak Sekadar Obat dan Perawatan, Ada Hangat Takjil di Halaman Rumkit Bhayangkara

Tak Sekadar Obat dan Perawatan, Ada Hangat Takjil di Halaman Rumkit Bhayangkara
Petugas memberian takjil di depan rumkit jalan Jend A Yani Palangka Raya (foto:bid humas rumkit Bky)

Palangka Raya–Spektroom : Mulai sore terlebih saat menjelang azan magrib, suasana di depan Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya tampak lebih hangat dari biasanya, Sabtu (28/2/2026). Bukan karena lalu lintas yang padat, melainkan karena senyum dan sapaan yang menyertai pembagian takjil gratis bagi para pengguna jalan, keluarga pasien, hingga warga sekitar.

Di bulan yang identik dengan kesabaran dan kepedulian, ratusan paket takjil dibagikan secara sederhana. Personel dan tenaga kesehatan turun langsung, menyapa satu per satu penerima. Tidak ada seremoni panjang. Hanya tangan yang terulur dan ucapan selamat berbuka yang tulus.

Pembagian takjil juga menyasar pasien dan keluarga yang masih berada di ruang perawatan. Bagi mereka, waktu berbuka sering kali datang tanpa persiapan. Kehadiran takjil sederhana itu menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mengatakan Ramadan adalah ruang untuk memperluas empati, bukan sekadar menjalankan rutinitas tahunan.
“Di rumah sakit, kami bertemu banyak situasi yang tidak selalu mudah. Ramadan mengajarkan kami untuk hadir bukan hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai sesama manusia yang saling menguatkan,” ujarnya.

Takjil diberikan kepada segala elemen masyarakat yang lewat. (foto:bid humas rumkit Bky)

Anton Sudarto menambahkan, kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan maupun yang tengah mendampingi keluarga menjalani perawatan.
“Semoga apa yang kami berikan hari ini sederhana, tetapi bermakna. Setidaknya bisa membantu mereka berbuka tepat waktu dan merasa diperhatikan,” tambahnya.

Respons masyarakat terlihat hangat. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menerima takjil, sementara keluarga pasien menyambutnya dengan ucapan terima kasih. Di tengah aktivitas medis yang tak pernah benar-benar berhenti, momen itu menjadi jeda kecil yang menghadirkan rasa kebersamaan.

Ramadan di lingkungan rumah sakit memang tak selalu diisi suasana riang. Namun dari halaman sederhana itu, pesan kemanusiaan terasa nyata: berbagi tidak harus besar, yang penting tulus.(Polin Arji)

Berita terkait

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan serta mengganggu ketersediaan air bersih di Kota Ambon. Peringatan tersebut disampaikan Bodewin kepada wartawan usai peluncuran penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Maluku, Halong, Kota Ambon,

Eva Moenandar, Rafles
Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto tetap menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menekan ruang fiskal pemerintah daerah. Pada 2026, sebanyak 16 paket pekerjaan peningkatan ruas jalan disiapkan dengan total anggaran sekitar Rp34,04 miliar. Pekerjaan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Silungkang, Lembah Segar, Barangin, dan Talawi.

Riswan Idris, Rafles
Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Sawahlunto-Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui pembinaan guru madrasah yang digelar di Aula Kemenag Kota Sawahlunto, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti kepala madrasah dan guru madrasah se-Kota Sawahlunto. Pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman sekaligus praktik KBC agar tidak berhenti sebagai

Riswan Idris, Rafles
ссс