Tiga Prajurit Gugur, Pahlawan Bencana Padang Panjang
Spektroom - Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad.), Mayor Jenderal TNI Eka Wijaya Permana, SH mengapresiasi semangat 3 orang anggota TNI yakni; Peltu. Anumerta Yudi Gusnadi (Subdenpom 5/XX), almarhum Sertu. Anumerta Robi (Kodim 0307/TD), dan Almarhum Pratu. Anumerta Zeni Marpaung (Subdenpom 5/XX) dalam menyelamatkan warga tertimpa Bencana Hidrometeorologi basah, yang terjadi di Jembatan Kembar Padang Panjang dan Jumat (28-11-2025) pukul 14.05 WIB ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, dan telah diidentifikasi tim Inafis Polda Sumatera Barat.
Keprihatinan Danpuspomad Mayor Jenderal TNI Eka Wijaya Permana,SH itu disampaikan kepada Spektroom, Jumat (16-1-2026) di lokasi Jembatan Kembar Kota Padang Panjang menjadi saksi bisu korban Bencana Hidrometeorologi basah sekaligus tinjau keberadaan Kantor Subdenpom XX/E Padang Panjang didampingi Wakil Walikota Panjang, Allex Saputra, Danpomdam XX/TIB, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol. Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han, Dansubdenpom XX/E Padang Panjang Kapten CPM Darion,SH, Dansubdenpom Bukittinggi serta instansi Lintas Vertikal.
"Anggota TNI meninggal di situasi bencana di Padang Panjang itu justru saya menyebutnya beliau merupakan sebagai Pahlawan Perisai Negara karna dirinya telah menyerahkan sepenuh jiwa raganya bagi negara,"ujar eka
Kami datang kesini ini sebagai bentuk keprihatinan dari pimpinan dan juga bagian evaluasi kami nantinya di jakarta serta lewat masukan dari pak Wawako Padang Panjang serta dari pihak Dandim 0307/Tanah Datar.
Tentunya hasil tinjauan dilapangan ini pastinya lah kami laporkan pada pimpinan, kedepannya kita pikirkan nasib keluarga korban ditinggalkan diantaranya dari Peltu. Yudi. Ajal itu tidak tahu kapan datangnya namun dari pimpinan menganggap perjuangan telah diberikan salah 1 korban dari pihak TNI diantaranya Peltu CPM Yudi merupakan pahlawan dan kebanggaan bagi kami dari POM TNI.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra menyambut baik dan apresiasi atas kedatangan dan melihat langsung dukacita pasca bencana terjadi di kota serambi Mekkah Padang Panjang. Saat ini Pemko Padang Panjang memikirkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat termasuk diperuntukkan bagi TNI alami musibah rumahnya habis tersapu Bencana Hidrometeorologi basah.
Danpuspomad sebelum meninggalkan ranah Minang melaksanakan sholat jumat di Mesjid islamic Centre Padang Panjang. Sehari sebelumnya juga menyerahkan Bantuan Sosial di lokasi Bencana Hidrometeorologi basah berada di Kecamatan Nanggalo Padang.