Tim Dosen PKM Poltekkes Kemenkes Ternate Lakukan Pelatihan Kader Posyandu Remaja Morotai

Tim Dosen PKM Poltekkes Kemenkes Ternate Lakukan Pelatihan Kader Posyandu Remaja Morotai
Penyampaian materi pada Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Remaja sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan (Foto:Tim PKM)

Morotai-Spektroom : Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Ternate kolaborasi dengan dosen Jurusan Keperawatan dan Jurusan Kebidanan pada skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan pelatihan dan pendamping Kader Pos Yandu.

Kegiatan yang dilaksanakan di desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai itu dengan judul Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Remaja sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan.

Ketua Tim Dosen PKM Poltekkes Kemenkes Ternate Dr. Rugaya M. Pandawa, S.Kp, M.Kep, usai kegiatan kepada Spektroom, Rabu (22/4/2026) mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu remaja tentang kesehatan reproduksi.

"Kami berharap kader posyandu remaja terampil dalam edukasi program kesehatan reproduksi untuk memotivasi remaja sebaya mencegah kehamilan remaja pranikah atau pernikahan dini, ujar Rugaya.

PKM ini juga merupakan hilirisasi riset sebelumnya yang dilakukan oleh dosen Poltekkes Ternate Dr. Rugaya M. Pandawa, S.Kp, M.Kep dan Nuzliati T. Djama, S.Sit, M.Kes, di mana temuannya adalah masih tinggi angka kehamilan remaja dan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, serta remaja belum pernah mendapat pelatihan sebagai kader posyandu.

Desa Juanga termasuk salah satu lokus penelitian dan remajanya mau berpartisipasi memanfaatkan posyandu sebagai wadah untuk memantau kesehatannya. Oleh karena itu dipandang penting menggiatkan kerjasama yang ada melalui program PPDM untuk membantu dengan memberdayakan masyarakat setempat, khususnya remaja.

Kemandirian dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki seperti kader remaja sebagai kelompok mitra sasaran. Hal ini akan sangat membantu kesadaran dan kewaspadaan masyarakat atau remaja akan dampak buruk dari pergaulan bebas karena minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.

Sasaran kegiatan ini terhadap 20 orang remaja usia sekolah SMP dan SMA di Desa Juanga dan pelatihan calon kader remaja ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 17 dan 18 April 2026 serta pendampingan kader remaja pada saat posyandu remaja tanggal 19 April 2026. Pendampingan kader posyandu selanjutnya akan dilaksanakan pada jadwal rutin posyandu setiap bulannya selama 6 bulan kedepan dan remaja bergantian setiap bulan 5 orang yang bertugas.

Pelatihan ini dengan pemateri adalah tim dosen PKM Poltekkes Kemenkes Ternate yaitu Dr. Rugaya M. Pandawa, S.Kp, M.Kep sebagai Ketua Tim serta anggota Fatmah M. Saleh, S.Pd, M.Kes dan Nuzliati T. Djama, S.SiT, M.Kes bersama mahasiswa Jurusan Keperawatan 4 orang dan bidan penanggung jawab remaja dari Puskesmas Daruba Kecamatan Morotai Selatan.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari Kepala Desa Juanga dan Kepala Puskesmas Daruba yang turut hadir dalam acara pembukaan pelatihan di kantor desa Juanga. Sekaligus penandatangan berita acara dan serah terima investasi mitra dari pihak pertama ketua tim dosen PKM kepada pihak kedua sebagai penanggung jawab mitra yaitu Kepala Desa Juanga Nasri Lule.

Berita terkait

Lakukan Musda VIII, LDII Banyuwangi Fokus Tingkatkan Kualitas SDM yang Profesional dan Religius

Lakukan Musda VIII, LDII Banyuwangi Fokus Tingkatkan Kualitas SDM yang Profesional dan Religius

Banyuwangi-Spektroom : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) VIII, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (22/4/2026). Musda tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. “Kemajuan Banyuwangi saat ini tidak terlepas dari peran penting LDII. Organisasi ini telah menjadi

Julianto
Pemkab Bengkalis Optimis Penilaian Mandiri Kab/Kota Pangan Aman 2026, Capai Standar Target

Pemkab Bengkalis Optimis Penilaian Mandiri Kab/Kota Pangan Aman 2026, Capai Standar Target

Bengkalis-Spektroom : Dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan tanggung jawab, Pemerintah Kabupaten Bengkalis optimis mampu mencapai target penilaian kabupaten/kota pangan aman tahun 2026 dengan hasil yang maksimal atau standar target. Sekaligus menjadi daerah yang aman pangan, sehat, dan berkualitas, dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul

Salman Nurmin, Rafles