Tim PPK ORMAWA FKIP Universitas Jember Sulap Bahan Lokal Jadi Inovasi Kuliner

Tim PPK ORMAWA FKIP Universitas Jember Sulap Bahan Lokal Jadi Inovasi Kuliner
Ibu-ibu rumah tangga Desa Kalianyar tampak antusias memperhatikan praktik pembuatan mie jagung bersama tim PPK Ormawa HMPS IPA ASE (foto : dok humas Unej)

Spektroom - Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (FKIP UNEJ), melalui PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan IPA ASE melalui Pojok Cerdas keluarga menghadirkan inovasi kuliner bernilai ekonomi. Inovasi ini diluncurkan pada 6 Agustus lalu, dengan mengubah bahan jagung menjadi mie sehat, dan tahu yang biasanya hanya tersaji di meja makan disulap menjadi es krim segar nan bergizi. Karya inovatif ini merupakan salah satu program inovasi PPK Ormawa yang kini tengah berjalan di Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.

Program ini lahir dari kegelisahan sederhana, potensi pangan lokal yang melimpah seringkali hanya berhenti sebagai makanan sehari-hari tanpa nilai ekonomi yang bertambah. Padahal, jika diolah dengan sedikit kreativitas, jagung dan tahu bisa menjadi produk kuliner inovatif yang tidak hanya menyehatkan keluarga, tetapi juga berpeluang dipasarkan lebih luas.

“Kami ingin ibu-ibu di sini tidak hanya pandai mengolah bahan dapur untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga bisa menjadikannya peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujar ketua tim PPK Ormawa, Lailatul Qomariah.

Salah satu ibu rumah tangga Desa Kalianyar yang sedang mempraktikkan pembuatan es krim tahu dalam kegiatan Pojok Cerdas Keluarga, bagian dari Program PPK Ormawa (foto : dok humas Unej)

Pelatihan pembuatan mie jagung dimulai dengan memperkenalkan teknik sederhana mengolah jagung rebus yang dihaluskan, dicampur tepung, telur, dan garam hingga menjadi adonan kalis. Menggunakan alat pencetak mie yang praktis, adonan tersebut disulap menjadi mie berwarna kuning alami, kaya serat, dan tentunya menyehatkan. Bagi banyak peserta, mie jagung bukan sekedar hidangan baru, melainkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pangan sehat sekaligus membuka peluang usaha kuliner rumahan.

Tak kalah menarik, pelatihan pembuatan es krim tahu menghadirkan kejutan tersendiri. Tahu putih yang biasanya digoreng atau ditumis, diolah dengan susu dan gula, lalu dibekukan hingga menjadi es krim lembut yang kaya protein nabati.

“Awalnya saya tidak percaya tahu bisa jadi es krim, tapi waktu dicoba ternyata rasanya enak,” ungkap Siti salah satu ibu rumah tangga peserta pelatihan.

Warga Desa Kalianyar bersama mahasiswa FKIP Universitas Jember mengikuti kegiatan Pojok Cerdas keluarga sebagai bagian dari Program PPK Ormawa HMPS IPA ASE (foto : dok humas Unej)

Antusiasme warga membuktikan bahwa program ini lebih dari sekedar pelatihan kuliner. Pojok Cerdas Keluarga menghadirkan pengalaman baru yang membuat warga percaya bahwa dapur mereka bisa menjadi pintu rezeki.

Ide sederhana mengubah jagung menjadi mie dan tahu menjadi es krim membuka wawasan baru bahwa potensi lokal jika dikelola dengan inovasi dapat menjadi sumber ekonomi tambahan yang berkelanjutan.

Bagi banyak keluarga buruh migran yang kerap menghadapi persoalan ekonomi dan sosial, program ini juga hadir sebagai perekat kebersamaan.

“Kami berharap keterampilan ini tidak hanya menjadi bekal ekonomi, tetapi juga bisa menghidupkan kembali semangat keluarga agar bisa lebih mandiri dan harmonis,” tambah Lailatul. (Humas unej/Yul)

Berita terkait

Heboh! Apartemen Mewah di Batam Jadi Markas Online Scamming Internasional, 210 WNA Ditangkap

Heboh! Apartemen Mewah di Batam Jadi Markas Online Scamming Internasional, 210 WNA Ditangkap

Batam-Spektroom : Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Polda Kepulauan Riau membongkar praktik dugaan penipuan investasi daring atau online scamming berskala internasional di Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan yang digelar pada 6 Mei 2026, petugas mengamankan sebanyak 210 warga negara asing (WNA) dari dua lokasi berbeda di Batam. Pengungkapan kasus dilakukan

Riswan Idris, Rafles
Kemenkop Gandeng BNSP Siapkan Manajer KDKMP Kompeten dan Profesional

Kemenkop Gandeng BNSP Siapkan Manajer KDKMP Kompeten dan Profesional

Jakarta - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menandatangani Naskah Skema Sertifikasi Okupasi Manajer dan Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui kegiatan ini para manajer yang telah direkrut melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) memiliki kompetensi yang unggul dan profesional. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono

Nurana Diah Dhayanti
Kemenkop Berupaya Memperkuat Ekosistem Ekonomi Pedesaan Melalui Optimalisasi Peran Koperasi.

Kemenkop Berupaya Memperkuat Ekosistem Ekonomi Pedesaan Melalui Optimalisasi Peran Koperasi.

Semarang – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi pedesaan melalui optimalisasi peran koperasi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperluas akses pembiayaan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui skema alternatif di luar perbankan. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Pembiayaan pada Deputi Bidang Pengembangan

Nurana Diah Dhayanti