Trending

Tingkatkan Layanan, PMI Ajak Masyarakat Berpartisipasi Jadi Mitra

Tingkatkan Layanan, PMI Ajak Masyarakat Berpartisipasi Jadi Mitra

Spektroom - Palang Merah Indonesia (PMI) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada masa pemulihan pasca bencana banjir di provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Kepala markas PMI Provinsi Sumatera Barat, Nuzlan Huda, mengatakan, berbagai layanan yang diberikan PMI selama masa tanggap darurat bencana dan masa pemulihan diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Berbagai layanan tersebut diharapkan memberikan dampak serta manfaat yang signifikan sehingga masyarakat merasakan betul kehadiran PMI ditengah-tengah mereka,” sebutnya, Rabu, 28 Januari 2026, di Nagari Tobok, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.

Nuzlan Huda menjelaskan, meski dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, namun disatu pasti terdapat berbagai kekurangan yang disebabkan oleh beberapa faktor.

“Untuk itulah kami juga mengajak dan melibatkan masyarakat dalam upaya memperbaiki pelayanan yakni dengan memberikan masukan, saran serta apapun itu sebagai bahan PMI agar kedepannya lebih baik,” terangnya.

Nuzlan Huda berharap, pendekatan ini lebih mengedepankan pada partisipasi aktif masyarakat dan menjadikan masnyarakat sebagai mitra yang setara dalam setiap proses misi kemanusiaan.

Sementara itu pendamping kegiatan Community Engagement and Accountability (CEA) atau Umpan Balik, PMI Pusat, M. Alwan Rifai, menyebutkan, dalam program penanganan bencana, PMI mengintegrasikan komunikasi terbuka dan mekanisme umpan balik yang dinamis.

“Umpan balik dari masyarakat terutama dalam situasi bencana dan masa pemulihan akan menjadi dasar evaluasi dan pengembangan layanan kedepan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Alwan Rifai menjelaskan, selain memberikan bantuan, PMI juga fokus terhadap masyarakat dan memberikan edukasi agar bantuan dapat dipergunakan secara efektif.

“Umpan balik ini diharapkan melekat dalam setiap pelayanan yang dilakukan oleh PMI dilapangan dan terjun ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Kemudahan akses informasi sambung Alwan Rifai, juga diberikan kepada masyarakat dengan membuka layanan hotline umpan balik atau CEA di PMI Provinsi Sumatera Barat serta di kota atau kabupaten terdampak.

“Silahkan bagi masyarakat di wilayah Propinsi Sumatera Barat dapat menghubungi kontak hotline atau WA di nomor 0813 5617 0153,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses dan mengisi langsung untuk saran serta masukan melalui link https://bit.ly/layanan-umpan-balik-sumbar.( Rita)

Berita terkait

Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Bukittinggi Lakukan Kunjungan ke Banda Aceh, Tingkatkan Kelembagaan Adat

Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Bukittinggi Lakukan Kunjungan ke Banda Aceh, Tingkatkan Kelembagaan Adat

Bukittinggi-Spektroom : Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, melepas rombongan tokoh adat dan tokoh mayarakat Kota Bukittinggi untuk melakukan kunjungan ke Banda Aceh dan Jambi dalam rangka peningkatakan kelembagaan adat. Kegiatan ini berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wako, Jumat (16/10/2026). Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kunjungan ini menjadi

Rafles
255 Tahun Pontianak: Ketika Tanah Seribu Menjadi Pusat Kekuasaan Kolonial

255 Tahun Pontianak: Ketika Tanah Seribu Menjadi Pusat Kekuasaan Kolonial

Oleh : Syafaruddin SaEng Usman Pontianak - Spektroom : Jauh sebelum Pontianak berkembang menjadi kota modern seperti sekarang, kawasan Tanah Seribu telah menjadi saksi perubahan besar dalam perjalanan sejarah kota di tepian Sungai Kapuas ini. Dari pusat pemerintahan kolonial, benteng pertahanan, hingga kawasan perdagangan yang ramai, Tanah Seribu menjadi salah satu titik penting

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
KDKMP Jadi Peluang Kerja dan Peluang Usaha Baru Bagi Generasi Muda di Desa

KDKMP Jadi Peluang Kerja dan Peluang Usaha Baru Bagi Generasi Muda di Desa

Bogor – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) membuka peluang kerja dan peluang usaha yang luas bagi generasi muda, khususnya lulusan perguruan tinggi. Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi mengatakan, KDKMP diproyeksikan mampu menciptakan sedikitnya 1 - 1,5 juta lapangan kerja baru apabila setiap koperasi rata-

Nurana Diah Dhayanti