Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia

Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNUKASE Dr. Abrani Sulaiman bersama Prof. Dr. Mohd Hanafi Mohd Yasin selaku Director of International Relations & Collaboration Centre (IRCC) INTI International University Malaysia.(Foto Humas UNUKASE)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjar-Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperluas jejaring Internasionalnya. Kali ini, UNUKASE menerima tawaran kerja sama strategis dari INTI International University Malaysia yang mencakup kolaborasi riset, publikasi ilmiah, hingga mobilitas Sivitas Akademika.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNUKASE Dr. Abrani Sulaiman bersama Prof. Dr. Mohd Hanafi Mohd Yasin selaku Director of International Relations & Collaboration Centre (IRCC) INTI International University Malaysia.(Foto Humas UNUKASE)

Pembicaraan awal kerja sama ini difasilitasi oleh Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. H. Hamsi Mansur, M.M.Pd., bersama Dr. Mastur, M.Pd. yang menjadi penghubung antara kedua Institusi.

Kedatangan Delegasi INTI International University Malaysia disambut langsung oleh Rektor UNUKASE Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., didampingi Wakil Rektor II Dr. Dra. Herita Warni, M.Pd. dan Wakil Rektor III Dr. Ir. Murjani, S.P., S.I.Kom., S.T.,M.S., IPM., serta Jajaran Dekan dan Tenaga Kependidikan.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna UNUKASE, Kamis (30/4/2026) siang.

Rektor UNUKASE, Dr. Abrani Sulaiman, menegaskan, penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Institusi dalam mewujudkan visi sebagai Kampus berdaya saing global.

“Melalui kerja sama ini, UNUKASE menunjukkan keseriusannya menuju Kampus Go International. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat—serta membuka akses Jejaring Internasional bagi Dosen dan Mahasiswa,” ujarnya.

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama di Malaysia, INTI International University dikenal memiliki Jaringan Kemitraan Global yang luas di kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika.

Pada tahun 2025, INTI juga tercatat dalam pemeringkatan dunia “QS World University Rankings” pada posisi ke-516, menjadikannya Mitra strategis bagi UNUKASE dalam menghadirkan Pendidikan Tinggi berstandar Internasional.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNUKASE Dr. Abrani Sulaiman bersama Prof. Dr. Mohd Hanafi Mohd Yasin selaku Director of International Relations & Collaboration Centre (IRCC) INTI International University Malaysia.

Sedangkan bentuk kerja sama yang disepakati meliputi Program Studi Lanjut (further study), Dosen Tamu (visiting lecturer), Pertukaran Mahasiswa (student exchange), serta Kolaborasi Riset dan Publikasi Ilmiah (joint research & publication).

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat rekognisi global UNUKASE sekaligus mendorong peningkatan kualitas Akademik yang berdaya saing Internasional.*****

Berita terkait

Jembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh Dengan  Beban Kendaraan  30 Ton

Jembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh Dengan  Beban Kendaraan  30 Ton

Jakarta - Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sebagai solusi jangka panjang untuk memulihkan sekaligus meningkatkan konektivitas jalan nasional yang menghubungkan Bireuen dengan wilayah Dataran Tinggi Gayo. Dibangun pada trase baru yang lebih aman, jembatan shortcut diproyeksikan memangkas waktu tempuh

Nurana Diah Dhayanti
Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup Lebih Diperkuat Untuk Keselamatan Masyarakat

Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup Lebih Diperkuat Untuk Keselamatan Masyarakat

Aceh–Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tidak ditutup, melainkan sedang dilakukan langkah-langkah penguatan struktur agar tetap aman digunakan secara terbatas. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, hasil pemeriksaan teknis menunjukkan pondasi jembatan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah mengalami kemiringan akibat gerusan

Nurana Diah Dhayanti
ссс