Tinjau Banjir di Bekasi, Menteri Dody Tekankan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir Serta Sinergi Pusat–Daerah

Tinjau Banjir di Bekasi, Menteri Dody Tekankan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir Serta Sinergi Pusat–Daerah
Menteri PU saat meninjau lokasi banjir di Kab Bekasi ( Spektroom/ DD)

Spektroom - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi pada Sabtu (24/1/2026) yang saat ini masih mengalami genangan dengan ketinggian sekitar 40 cm hingga 1,5 m.

Menteri Dody mengatakan, penanganan banjir di Kabupaten Bekasi ini dilakukan berdasarkan desain teknis yang telah disusun oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait.

"Penanganan banjir di Bekasi ini tidak dapat dilakukan secara parsial maupun instan. Beberapa pekerjaan membutuhkan penyelesaian persoalan lahan serta sinergi kewenangan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bekasi," ujar Menteri Dody.

Menteri PU dan BBWS Cilieung Cisadane koordinasi terkait banjir ( Spektroom/ DD)

Menurut Menteri Dody, desain teknis penanganan yang sudah disiapkan oleh Ditjen SDA, selanjutnya perlu dilakukan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat, karena terdapat beberapa titik yang memerlukan pembebasan lahan.

"Jika hingga Mei –Juni terdapat perkembangan signifikan, termasuk penambahan akses dan kesiapan daerah, maka kami akan mematangkan langkah lanjutan untuk dilaporkan kepada Bapak Presiden,” terang Menteri Dody.

Terkait Sungai CBL (Cikarang Bekasi Laut), Menteri PU menegaskan bahwa penanganannya tidak dapat dilakukan hanya dengan pelebaran sungai semata. Diperlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup pengelolaan aliran dari hulu ke hilir, pengendalian sedimentasi, pengamanan bantaran, serta integrasi dengan sistem drainase kawasan.

"Kementerian PU tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan banjir Bekasi. "Diperlukan koordinasi erat dengan pemerintah daerah, baik Kabupaten Bekasi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat" tandas Menteri Dody.

Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai CIliwung Cisadane (BBWS CC) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) juga mengatasi banjir di wilayah Jabodetabek dan telah mengerahkan pompa mobil sejak 22 Januari 2026 untuk mendukung percepatan pengendalian genangan di sejumlah titik terdampak.

Sebaran lokasi pompa mobile tersebut antara lain 1 unit di Mustika Wanasari Cibitung, 1 unit di Pondok Timur Mas Bekasi, 2 unit di Perum Jatibening Permai, 1 unit di Jalan DI Panjaitan Cawang, 1 Unit di Cililitan, 1 unit di Hutan Kemayoran, 1 unit di Perumahan IKIP, 2 unit di Maharta, 1 unit di Pinang Griya, 1 unit di pintu air Mookervart, 1 unit di Jalan Daan Mogot KM 13, dan 1 unit di Kembangan Utara.

Berita terkait

Transparansi APBDes 2026, Desa Santur Umumkan Anggaran Rp373 Juta untuk BLT hingga Desa Digital

Transparansi APBDes 2026, Desa Santur Umumkan Anggaran Rp373 Juta untuk BLT hingga Desa Digital

Sawahlunti-Spektroom : Pemerintah Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, secara resmi mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa. Total anggaran yang dikelola pada tahun ini mencapai Rp373.456.000. Kepala Desa Santur, Sri Adianto, Kamis (19/3/26)

Riswan Idris, Rafles
PHBI Matangkan Persiapan Sholat Idulfitri di Gelora Kie Raha Ternate

PHBI Matangkan Persiapan Sholat Idulfitri di Gelora Kie Raha Ternate

Ternate-Spektroom: Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Ternate melaksanakan rapat pemantapan pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijrah / 2026 Miladiyah di Gelora KiekmRaha Ternate, Rabu (18/3/2026). Rapat pemantapan tersebut juga diikuti Stewart dan Generasi Muda Gereja Protestan Maluku (GPM) Ternate yang akan ikut berpartisipasi pada pelaksanaan Sholat Idulfitri nanti. Pelaksanaan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru