Tongkat Komando Pattimura Berganti, Mayjen TNI Dody Triwinarto Resmi Pangdam XV Pattimura

Tongkat Komando Pattimura Berganti, Mayjen TNI Dody Triwinarto Resmi Pangdam XV Pattimura
Penyerahan pasukan dalam rangka serah trima jabatan pangdam XV Pattimura dilapangan Merdeka Ambon Senin 13/4/2026 foto Eva. M

Pangdam XV Patimura Senin (13/4/2026), diserah terimakan dari Mayjen TNI Putranto Gatot kepada Mayjen TNI Dody Triwinarto dalam apel pasukan, di lapangan Merdeka Ambon.

Pergantian kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa tugas Mayjen Gatot yang telah memimpin Kodam XV/Pattimura selama kurang lebih 561 hari. Dalam momen penuh haru itu, Gatot mengaku membawa banyak kenangan selama bertugas di Maluku dan Maluku Utara.

“Hari ini saya menyerahkan seluruh prajurit dan keluarga besar Pattimura kepada Bapak Pangdam yang baru. Selama memimpin, saya sangat terkesan dengan kolaborasi yang terjalin erat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Gatot kepada awak media usai apel.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, PNS, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama ini. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan menyelesaikan berbagai tugas negara di wilayah tersebut.

“Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang luar biasa sehingga semua tugas negara bisa diselesaikan dengan tuntas. Kita bahu-membahu menjaga kondusivitas dan membangun daerah ini demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Di akhir masa jabatannya, Gatot juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekhilafan selama memimpin. Ia berharap dapat menjalankan tugas barunya di Mabes TNI dengan lancar, sekaligus mendoakan kemajuan Kodam XV/Pattimura ke depan.

“Saya mohon doa restu agar tugas saya selanjutnya berjalan lancar. Saya pun akan selalu mendoakan agar Kodam XV/Pattimura semakin maju dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pangdam yang baru, Mayjen Dody Triwinarto, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian positif yang telah dibangun pendahulunya. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas antar unsur pimpinan daerah.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gatot atas kepemimpinannya. Tugas saya adalah melanjutkan estafet pengabdian ini. Prinsip saya sederhana: soliditas Forkopimda adalah harga mati. Kita harus tetap saling merangkul dan bekerja sama,” tegas Dody.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku dan Maluku Utara agar tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi.

“Kita harus menjaga kedaulatan negara. Saya akan fokus menjaga moral prajurit agar mereka bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Pergantian Pangdam ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendorong pembangunan di kawasan timur Indonesia(EM)

Berita terkait

Hadapi Krisis Energi; Perlu Elektrifikasi Armada dan Migrasi ke Transportasi Umum

Hadapi Krisis Energi; Perlu Elektrifikasi Armada dan Migrasi ke Transportasi Umum

Surakarta - Spektroom: Di tahun 2026 ini, ketergantungan pada bahan bakar fosil bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan ancaman serius bagi stabilitas fiskal negara. Oleh karenanya dalam menghadapi krisis energi ini, sangat diperlukan langkah strategis yang tidak hanya bersifat reaktif (jangka pendek), tetapi juga transformatif (jangka panjang). Menurut Penasehat Masyarakat

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas