Total Korban Ambruknya Musala Ponpes Al khoziny 158 Orang , 104 Orang Selamat 63 Meninggal Dunia

Total Korban Ambruknya Musala Ponpes Al khoziny 158 Orang , 104 Orang Selamat 63 Meninggal Dunia
Kepala BNPB Mayor Jenderal Budi Irawan ( Tengah ), Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Foto / Tim SAR

Spektroom - Pencarian seluruh korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, masih terus berlangsung. Operasi penyelamatan yang kini memasuki hari ke delapan, terus dikebut oleh Tim SAR Gabungan yang bekerja tanpa henti.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayor Jenderal Budi Irawan menyampaikan, perkembangan terbaru di lokasi, Senin (6 /10) siang. Ia memastikan seluruh sumber daya dan alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban.

“Perkiraan masih ada 13 orang yang berada di reruntuhan bangunan tiga lantai Ponpes Al-Khoziny, yang ambruk pada Senin (29/9) lalu. Korban diduga berada di lantai dasar bangunan yang tertimbun," ujarnya Senin (6 / 10).

Menurut Budi, area tengah tersebut kini menjadi fokus utama pencarian hari ini. Tim SAR Gabungan terus berjibaku menembus tumpukan beton dan baja yang masih rawan runtuh.

“Sekali lagi, ini bukan hari terakhir, tapi hari di mana kita berharap pencapaian selesai di hari ini. Namun bila masih ada hambatan, kita akan terus mencari sampai dengan selesai," tegasnya.

Ia menambahkan, Kepala BNPB hadir langsung di lokasi atas perintah Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap proses penyelamatan.

“Kami turut prihatin. Bapak Kepala BNPB hadir di sini atas perintah Bapak Presiden untuk membantu evakuasi dan penyelamatan korban di Pondok Pesantren,” kata Budi.

BNPB juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi seluruh pihak yang telah membantu kelancaran operasi kemanusiaan ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sidoarjo maupun Pemerintah Provinsi Jatim yang telah mendukung dengan obat-obatan, vitamin, dan APD bagi Relawan Basarnas maupun Kepolisian. Dukungan ini membuat pelaksanaan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Hingga Senin (6 / 10) siang, total korban musibah ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny tercatat 158 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, 54 meninggal dunia, dan lima lainnya ditemukan dalam bentuk bagian tubuh (body part).

Sementara itu, kondisi di lokasi reruntuhan masih berisiko tinggi. Struktur bangunan lama di sisi selatan titik pencarian dilaporkan masih rawan ambruk, sehingga Tim SAR bekerja dengan kewaspadaan penuh demi keselamatan seluruh personel di lapangan. ( Agus Suyono)

Berita terkait

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Fokus Wujudkan Tertib Lalu Lintas  di Parepare

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Fokus Wujudkan Tertib Lalu Lintas di Parepare

Spektroom – Kepolisian Resor Parepare menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Senin (2/2/2026) di depan Mapolres Parepare. Apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dan Hari Raya

Yahya Patta, Anggoro AP
Rakornas Memiliki Peran Strategis Dalam Menyelaraskan Arah Pembangunan, Saling Mendukung Bersinergi Antara Pusat dan Daerah

Rakornas Memiliki Peran Strategis Dalam Menyelaraskan Arah Pembangunan, Saling Mendukung Bersinergi Antara Pusat dan Daerah

Spektroom – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Dr. H. Suhardiman Amby, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Bupati Suhardiman hadir bersama Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin, Ketua DPRD Kuansing

Salman Nurmin, Rafles