Trending

Tumpang Sari Padi Gogo, Petani Ambon, Menggugah Kementrian Pertanian Kepala Balai Irigasi Mataram Tinjau Lahan

Tumpang Sari Padi Gogo, Petani Ambon, Menggugah Kementrian Pertanian Kepala  Balai Irigasi Mataram Tinjau Lahan
Kementrian Pertanian Maluku tinjau lahan Padi gogo di kampung Waiyomar Dusun Seri Desa Urimesing Kota Ambon. Foto: Spektroom/Yan.L

Ambon-Spektroom: Kreativitas petani di kampung Waiyomar Dusun Seri Desa Urimesing Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, yang melakukan penanaman padi gogo secara tumpang sari diselingi cabe rawit dan jagung, mengundang reaksi pihak Kementrian Pertanian Provinsi Maluku, turun langsung ke lokasi pertanian dimaksud.

Tidak hanya itu, kekaguman terhadap petani Waiyomar ini terungkap lewat kehadiran Kepala Balai Irigasi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Mataram yang juga ikut dalam kunjungan ke petani gogo di Waiyomar Dusun Seri .

Proses pertanian dengan sistim tumpang sari dilakukan petani kampung Waiyomar secara mandiri ini, hasilnya cukup maksimal dan dinilai berhasil dalam memanfaatkan lahan pertanian dikawasan itu, meski dilakukan secara tradionil.

Kunjungan Tim Kementrian Provinsi Maluku dan Kepala ĹIPI Mataram di Lokasi Padi gogo dusun Seri. Foto: Spektroom.

Menyikapi potensi pertanian petani Waiyomar ini, pihak Kementrian ikut meresponinya untuk proses pengembangan tanaman padi gogo secara profesional diikuti pembangunan irigasi lahan pertanian.

Sementara Kepala Balai Lahan Irigasi Pertanian, Kementrian Pertanian Mataram. A.Parman saat berdialog dengan petani kakak beradik Pe dan Yon Wattimena di lokasi kebun padi gogo kampung Waiyomar Dusun Seri Selasa siang ( 07/04/2026) menyatakan potensi lahan pertanian di lokasi tersebut sangat tepat untuk pengembangan padi gogo maupun tanaman lainnya seperti cabe dan sayur mayur.

Pemerintah, lewat Kementrian Pertanian selalu mendukung dan memberi ruang kepada petani untuk mengembangkan usahanya dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional yang merupakan program Presiden Prabowo.

Dialog Kepala LIPI Mataram dengan Petani Waiyomar Seri. Foto: Spektroom

Lahan pertanian di Kampung Waiyomar sangat cocok untuk menanam padi kata Parman. Menurutnya, Pemerintah senantiasa memenuhi kebutuhan petani, termasuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam upaya pengembangan lahan pertanian. Hal itu dilakukan Pemerintah, sepanjang memenuhi persyaratan dan aturan yang berlaku.

Ia mencontohkan, keberadaan petani harus terakomudir dalam kelompok tani, supaya bisa mendapatkan bantuan pembangunan irigasi dan sarana lainnya, tutur Parman . Terkait masalah pembangunan irigasi lahan pertanian, lunjut parman, harus diikuti dengan ketersediaan sumber air pada lahan pertanian yang perlu dikoordinaaikan dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang ada disetiap desa.

Memang diakui Ketersediaan sumber air yang ada di lokasi pertanian Kampung Waiyomar cukup terpenuhi, namun diperhadapkan dengan masalah pipanisasi dan jalan desa sebagai akses penghubung ke lahan pertanian yang ada.

Menyikapi kendala petani di kampung Waiyomar, Koordinator Badan Penyuluh Pertanian(BPP) Kecamatan Nusaniwe Umar Assegaf saat diwawancarai Spektroom menyatakan kesiapannya dalam membantu masalah pipanisasi yang dihadapi petani Waiyomar dalam pengembangan padi gogo .

Dialog Petugas BPPL Umar Asegaff dengan Petani. Foto: Spektroom

Langkah awal yang harus dipenuhi petani Waiyomar tutur Aseegaf adalah petani setempat mestinya membentuk kelompok tani, sehingga terakomodir dalam Sistim Infomasi Penyuluhan(Simlu) agar memudahkan petani memperoleh bantuan dan pemenuhan kebutuhan petani dalam pengembangan pembangunan pertanian.

Turut Hadir dalam kunjungan lapangan tersebut, Selain Kepala Badan Lembaga Irigasi Pertanian Mataram, Kepala Badan Perakitan Modernisasi Kementrian(BRMP) Provinsi Maluku bersama staf, PPL Dusun Seri Febyanti Nanlohy dan PPL Nania Melisa Ohleky, diakhiri foto bersama Petani Waiyomar Dusun Seri Desa Urimesing.(Yan.L)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru