Ujud Toleransi, SD Marsudirini Surakarta Menu MBG Selama Ramadhan Kudapan Kering

Ujud Toleransi, SD Marsudirini Surakarta Menu MBG Selama Ramadhan Kudapan Kering
Sebagai Wujud Toleransi, Di SD Marsudirini Surakarta, Meski Siswanya Tidak Menjalankan Ibadah Puasa Menu MBG yang diberikan kudapan Kering

Spektroom - Meski mayoritas non muslim dan tidak menjalankan ibadah puasa, tetapi menu yang diberikan untuk siswa SD Marsudirini Surakarta dalam program Makan Bergizi Gratis MBG tidak berbeda dengan sekolah lain dalam bentuk kudapan kering berupa buah pear, susu dan ubi brule.

Di konfirmasi ( Rabu 25/02/2026 ) Kepala SD Marsudirini Surakarta, Yupirtus Suratno, menjelaskan kebijakan dengan memilih menu kering ini guna menghormati warga sekolah maupun masyarakat sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa tetapi siswa tetap mendapatkan haknya

Di sisi lain, kebijakan ini juga bertepatan dengan masa pantang dan puasa selama 40 hari yang sedang dijalani umat Kristiani di SD Marsudirini.

"Kami mengambil kebijakan ini supaya anak-anak tetap mendapatkan haknya, namun tetap menghormati situasi Ramadan sebagai bentuk toleransi. Dengan menu kering, makanan bisa dibawa pulang dan tidak mubazir jika anak-anak ingin menikmatinya nanti," Jelas Yupirtus Suratno

Yupirtus juga menekankan penggunaan produk lokal dalam menu yang disajikan, seperti buah-buahan dari petani lokal dan camilan khas Solo, guna mendukung UMKM di wilayah Semanggi dan sekitarnya.

Koordinator MBG SD Marsudirini, Yani, menjelaskan keputusan memilih menu kering merupakan hasil kesepakatan bersama melalui koordinasi antar-sekolah di bawah naungan yayasan yang sama.

Pilihan menu kering ternyata juga disukai anak anak selain lebih praktis juga dapat dibawa pulang

"Menu hari ini ada susu murni, buah pir utuh, dan ubi brulee. Ternyata anak-anak lebih antusias dengan menu kering karena sifatnya lebih praktis dan bisa dibawa pulang tanpa takut tumpah," kata Yani.

Dengan menu kering sebagian besar siswa antusias menerima salah satunya siswa kelas 1A, Veliciano Axel, mengaku senang dengan menu baru tersebut.

"Senang dapat susu dan ubi. Pilih yang kering karena bisa dibawa pulang ke rumah," ungkap Axel.

Dalam progam MBG selam bukan Ramadhan SD Marsudirini menerima sebanyak 655 paket kering yang dibagikan seminggu 3 kali di setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat.(Dan)

Berita terkait

Pemprov Sumbar Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Desa, Nagari Creative Hub Sikalang Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Pemprov Sumbar Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Desa, Nagari Creative Hub Sikalang Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan kunjungan kerja ke Desa Sikalang, Kota Sawahlunto, Jumat (6/3/26) dalam rangka pembinaan dan aktivasi elemen Nagari Creative Hub Sikalang sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi

Riswan Idris, Rafles
Terbitkan Permen Komdigi No. 9/2026, Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Terbitkan Permen Komdigi No. 9/2026, Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Jakarta - Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Peraturan ini menjadi landasan teknis bagi pelaksanaan kebijakan

Diah Utami, Rafles