Unik, Fashion Show Dalam KRL Solo Balapan - Palur

Unik, Fashion Show Dalam KRL Solo Balapan - Palur
Siswi SMK Marsudirini Solo Fashion Show Batik, Didalam KRL Perjalan Solo Balapan - Palur ( Kamis 2/10/2025, Dan)

Spektroom - Banyak cara dilakukan untuk memperingati Hari Batik yang jatuh tanggal 2 Oktober, salah satunya dilakukan SMK Marsudirini Solo berupa fashion show didalam kereta.

Suasana KRL rute Solo Balapan–Palur, Kamis (2/10/2025) mendadak berbeda dimana penumpang disuguhi pemandangan tak biasa ketika gadis gadis cantik siswi SMK Marsudirini berlenggak lenggok memperagakan busana batik didalam gerbong yang tengah melaju.

Sebanyak 15 siswi dari jurusan produksi dan desain busana tampil percaya diri membawakan koleksi batik hasil kolaborasi dengan UMKM Surakarta, seperti Tlenik, Siska Jemputan Home Industry, dan eSAJe sikop serta beragam busana batik kontemporer hingga klasik dipertontonkan diantara penumpang yang menumpuh perjalanan akhir dari Solo Balapan ke stasiun Palur Solo.

Kepala SMK Marsudirini Marganingsih, Veronika Etyk Kristianti, menjelaskan Fashion Show merupakan bentuk upaya merawat kecintaan generasi muda terhadap batik, Selain juga diharapkan anak muda semakin mengenal batik dan tahu bagaimana cara memakai batik yang tepat.

“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya mengenal batik, tapi juga bangga mengenakannya. Batik bisa dipakai kapan saja, bahkan di dalam KRL sekalipun,” ujarnya.

Asisten Manajer PT KCI Area 6 Jogja, Yudanto Adhi Cahyano, menambahkan kegiatan yang baru pertama digelar di KRL merupakan langkah nyata untuk mendukung pelestarian batik, sekaligus menunjukkan komitmen PT. KAI terhadap warisan budaya bangsa.

“Kami sangat mengapresiasi. Fashion show ini sejalan dengan komitmen kami menjaga warisan budaya, bahkan KRL sudah menggunakan livery batik sebagai identitas,” katanya.

Sementara itu, desainer eSAJe sikop, Anitasari, yang merancang enam koleksi batik kontemporer, berharap batik makin dekat dengan gaya anak muda. Menurutnya batik bukan hanya untuk orang tua tetapi batik dapat masuk ke gaya anak muda, termasuk gen Z dan millennial.

“Desainnya kami buat lebih berani, modern, dan sesuai tren 2025. Batik itu bisa tetap stylish dan relevan dengan generasi sekarang,” ujarnya.

Fashion show batik di KRL selain menjadi cara unik dan kreatif untuk merayakan Hari Batik Nasional sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan nusantara.

Selain itu melalui kolaborasi sekolah, UMKM, dan PT KAI, membuktikan batik sebagai identitas bangsa tetap relevan di kenakan di berbagai ruang dan kesempatan. (Dan)

Berita terkait