Unsoed Luncurkan UTC dan Center of Agility untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan

Unsoed Luncurkan UTC dan Center of Agility untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan
Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., memukul Gong menandai peluncuran UTC dan Center of Agility. (Foto : Humas Unsoed).

Purwokerto-Spektroom : Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas lulusan melalui peluncuran Unsoed Training Center (UTC) dan Center of Agility (CoA). Kehadiran dua pusat pengembangan tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta ketahanan mental yang dibutuhkan di dunia kerja yang semakin dinamis.

Peluncuran UTC dan CoA dilakukan oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga di lingkungan Unsoed, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Banyumas, organisasi mahasiswa, serta sekitar 150 mahasiswa.

Ketua panitia peluncuran, Dr. Siti Zulaikha Wulandari, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa UTC dibentuk sebagai pusat pengembangan kompetensi yang menyediakan layanan pelatihan, coaching, dan konsultasi bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum.

Menurutnya, UTC tidak hanya ditujukan untuk mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen, tetapi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor industri melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia.

Meski baru diresmikan, UTC telah mulai menjalankan sejumlah pelatihan, termasuk program service excellence dan pelatihan editor.

Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menegaskan bahwa penguatan kompetensi mahasiswa menjadi salah satu fokus utama universitas dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan. Ia menilai kebutuhan dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan komunikasi.

Selain itu, Unsoed juga menaruh perhatian pada pembentukan karakter mahasiswa, seperti inisiatif, rasa ingin tahu, serta kemampuan beradaptasi dan bangkit menghadapi berbagai perubahan.

Penguatan aspek tersebut didukung melalui kolaborasi dengan Center of Agility (CoA), lembaga yang berfokus pada pengembangan ketahanan mental dan kemampuan adaptasi mahasiswa. Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning, Daru Dewayanto, menjelaskan bahwa CoA menghadirkan pendekatan berbasis psikologi dan pengalaman praktisi industri untuk membantu mahasiswa menghadapi tekanan dan tantangan dunia kerja.

Melalui sinergi UTC dan CoA, Unsoed berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di tengah bonus demografi yang dimiliki bangsa.

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles
ссс