UNTAN Tambah 9 Profesor Baru, menguatkan Daya Saing Akademik
Spektroom — Universitas Tanjungpura (UNTAN) kembali mencatatkan capaian penting di dunia akademik nasional.
Sebanyak sembilan dosen UNTAN resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar atau Profesor setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui sejumlah Keputusan Mendiktisaintek RI yang ditanda tangani Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.
Para dosen dinyatakan lulus uji kompetensi jabatan akademik tertinggi serta memenuhi seluruh persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., saat dihubungi di Kampus UNTAN Pontianak, Rabu (04/02/2026), menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para dosen yang berhasil meraih gelar akademik tertinggi tersebut.
Menurut Rektor, pencapaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari dedikasi panjang, konsistensi dalam riset, serta komitmen kuat menjalankan tridarma perguruan tinggi.
“Gelar Guru Besar bukan hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga kebanggaan institusi. Ini menunjukkan kualitas dan daya saing akademik Universitas Tanjungpura terus meningkat,” ujar Prof. Garuda Wiko.
Ia berharap, para Profesor baru tersebut dapat mengambil peran strategis dalam penguatan mutu pendidikan, peningkatan produktivitas riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah dan nasional.
Adapun sembilan dosen Universitas Tanjungpura yang menerima SK Guru Besar meliputi berbagai disiplin ilmu strategis, yakni Ilmu Silvikultur Tropika, Manajemen Sumber Daya Manusia, Proteksi Tanaman, Administrasi Publik, Biokimia, Kimia Fisik Material, Literasi Matematika, Kebijakan Kriminal Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta Rekayasa Sistem dan Instrumentasi Kontrol.
Rektor menambahkan, bertambahnya jumlah Guru Besar di lingkungan UNTAN diharapkan mampu memperkuat reputasi akademik universitas di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, kehadiran para Profesor juga diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan riset unggulan yang menjawab tantangan pembangunan di Kalimantan Barat.
“Kami optimistis, kontribusi para Guru Besar ini akan mempercepat transformasi UNTAN sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berdampak,” pungkasnya.