Uskup Vinsensius, Pimpin Perayaan Ekaristi Malam Natal di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjung Karang
Spektroom - Gereja Katedral Kristus Raja Tanjung Karang Bandarlampung menggelar ibadah Ekaristi Malam Natal 2025 pada 24 Desember 2025.
Ada dua acara Ekaristi di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjung Karang Bandarlampung, dalam rangka peringatan Hari Raya Natal, yakni Misa Malam Natal 24 Desember 2025 dan Misa Hari Raya Natal 25 Desember 2025.
Pada Maklumat Kelahiran Kristus yang disampaikan Uskup MGR. Vinsensius Setiawan Triatmojo, bahwa kita yang sudah menyelesaikan masa advent selama 4 minggu dengan merenungkan panggilan utama kita, untuk ardas kita yang ke-9, mencintai kehidupan dan juga lingkungan hidup.
Kita dipanggil untuk semakin menyatakan misteri inkarnasi Allah yang mau bersatu dengan kita manusia.
"Malam ini menjadi malam yang kita nantinantikan perayaan penjelmaan Allah yang sangat mengasihi kita manusia, dengan mau hadir dan tinggal bersama kita karena dia adalah Emmanuel Allah beserta kita"
Dia yang turun dari surga ke bumi menjadi pengantara tunggal yang bisa membawa kita dari bumi ke surga. Maka mari kita tanggapi dengan penuh rasa syukur bahwa misteri inkarnasi penjelmaan Allah menjadi manusia adalah kesempatan yang paling berharga kita boleh bertemu dengan Tuhan secara nyata dan langsung.
Mari mengawali ekaristi pada malam natal ini kita tetap diundang untuk kembali menyadari segala dosa dan kekurangan kita terutama kekurangan kita untuk lebih memperhatikan kehidupan dan juga lingkungan hidup di sekitar kita.
"Kita mohon belas kasih dan pengampunan dari Allah agar kita semua dilayakkan untuk ikut serta dalam misteri suci ini"
Uskup MGR. Vinsensius Setiawan Triatmojo dalam homilinya antara lain juga menyampaikan, dunia dan manusia berada dalam kegelapan, kegelapan yang tidak punya pengharapan untuk bisa selamat.
Manusia tinggal di bawah belenggu dosa dan maut karena kejatuhan manusia yang pertama. Kita tadi melihat atau mendengar dalam maklumat natal, diceritakan bahwa kecemburuan Tuhan berlangsung sangat lama.
Tapi dia sudah menetapkan bahwa akan tiba pada suatu saat, pada suatu hari bahwa cemburunya akan terobati. Dan itu ketika dia menyatakan kasih karunianya yang paling besar, yaitu ketika mengutus putranya yang tunggal untuk datang ke dunia.
"Manusia yang kehilangan kesempatan untuk selamat karena berada dalam kuasa dosa dan maut. Yang artinya juga tanpa pertolongan Allah, manusia akan binasa selama-lamanya, pada akhirnya pengharapan untuk selamat itu datang"
Dan itulah yang kita sebut sebagai momen dimana Allah memilih cara. Dia berinkarnasi, menjelma menjadi manusia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Marindo Kurniawan beserta, Asisten Pemerintahan & Kesra, Kaban Kesbangpol, Kadis Perhubungan dan Kasat Pol PP, Malam ini Rabu (24/12/2025), Monitoring Malam Natal Tahun 2025, bersama anggota Forkopimda.(@Ng).