Wagub Maluku Hadiri Rakor Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Sentul

Wagub Maluku Hadiri Rakor Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Sentul
Acara Rakor Pengelolaan Wilayah Perbatasan.Dok foto Diskominfo Maluku.

Spektroom ,– Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menghadiri Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian (Rakorendal) Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan yang diselenggarakan di Sentul Lake, Begor, Jawa Barat. Kegiatan yang digagas oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan perbatasan negara yang terpadu dan berkesinambungan. Selasa (18/11/2025)

Kegiatan dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago selaku Ketua Pengarah BNPP RI, bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebagai Kepala BNPP RI.

Dalam Arahannya, Tito Karnavian menegaskan, pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan harus diimplementasikan dengan fokus ganda pada dimensi Keamanan (Security) dan Kesejahteraan (Prosperity).

Mendagri Tito Karnavian menekankan, secara keamanan, perbatasan adalah simbol kedaulatan, dan menjaga perbatasan adalah hal krusial mengingat Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang berbatasan dengan 10 negara tetangga. Sementara dari sisi kesejahteraan, perbatasan harus dikembangkan untuk mewujudkan keadilan pembangunan dan pemerataan ekonomi.

"Perbatasan bukan lagi dipandang sebagai wilayah tertinggal. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran, perbatasan harus dibangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," ujar Mendagri.

Tiga Mandat Utama BNPP 2025-2029
Dalam paparannya, Mendagri Tito Karnavian menjabarkan tiga tugas utama BNPP sesuai Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 yang menjadi arah strategis BNPP periode 2025-2029.

"Penyelesaian Sengketa Batas, Pembangunan PLBN, Pembangunan Kawasan" Ucapnya.

Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (BWN-KP) periode 2025-2045 diarahkan untuk menjadikan perbatasan sebagai beranda terdepan negara, mencakup pertahanan, peningkatan kesejahteraan, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Wagub Abdullah Fanath bersama peserta Rakor Dok foto Diskominfo Maluku.

Untuk mendukung misi ini, BNPP telah mengalokasikan Anggaran Pengelolaan BWN-KP Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp6,41 Triliun.

Mendagri juga memberikan arahan penekanan kepada seluruh pihak terkait, khususnya Menteri/Kepala Lembaga anggota BNPP, untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam mengimplementasikan pembangunan yang tertuang dalam Rencana Induk dan Rencana Aksi Pengelolaan BWN-KP Tahun 2025-2029.

"Menteri/Kepala Lembaga anggota BNPP sangat penting dalam menindaklanjuti dokumen perencanaan terkait ketepatan lokasi, alokasi anggaran, dan jumlah kegiatan yang diimplementasikan," tegas Mendagri.

Rakorendal diikuti oleh 18 gubernur/ wakil gubernur bersama kepala Bappeda provinsi, serta bupati/wali kota dari daerah perbatasan, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait. (Yan.L)

Berita terkait

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Semarang-Spektroom: Rencana aksi tawuran atau perang sarung antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil digagalkan jajaran Polsek Tayu. Dalam patroli dini hari, polisi mengamankan tujuh remaja beserta delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan menuju lokasi tawuran. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, penggagalan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK Kota Ambon Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijiriah

Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK Kota Ambon Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijiriah

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota Ambon, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahtaraan Keluarga (TP-PKK) menggelar “Pasar Murah Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijiriah” di Pattimura Park, Senin (16/3/26). Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga serta menjaga daya beli masyarakat sehingga bermanfaat dan tentunya dapat memenuhi kebutuhan pokok selama

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru