Wakil Bupati Sleman Hadiri Perayaan Malam Paskah di Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan

Wakil Bupati Sleman Hadiri Perayaan Malam Paskah di Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan
Wakil Bupati Sleman Danang Maharja menghadiri acara Malam Paskah di Gereja St.Petrus dan Paulus Babadan Wedomartani Ngemplak Sleman. Sabtu (4/4/26).Foto:Humas Sleman.

SLEMAN–Spektroom: Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menghadiri perayaan Malam Paskah yang digelar di Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan, Wedomartani, Ngemplak, pada Sabtu (4/4/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sleman tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat.

Danang hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan disambut langsung oleh Pastor Paroki Antonius Saptana Hadi, Pr., serta umat Katolik yang mengikuti rangkaian ibadah Malam Paskah dengan khidmat.

Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan nilai toleransi yang terus terjaga di wilayah Sleman.

Jemaat sedang mengikuti Malam Paskah di Gereja St.Petrus dan Paulus Babadan Wedomartani Ngemplak Sleman.(Foto: Humas Pemkab Sleman).

Dalam sambutannya, Danang Maharsa menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Paskah kepada seluruh umat Katolik. Ia menegaskan bahwa momentum Paskah tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai simbol harapan, kebangkitan, dan semangat untuk terus berbuat kebaikan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman, saya mengucapkan selamat merayakan Paskah kepada seluruh umat Katolik. Semoga semangat kebangkitan ini membawa kedamaian, sukacita, dan harapan baru bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danang mengapresiasi peran aktif umat Katolik dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Sleman. Menurutnya, keharmonisan yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui semangat Paskah, mari kita perkuat persaudaraan, tingkatkan kepedulian terhadap sesama, dan bersama-sama membangun Sleman yang toleran, penuh kasih, serta damai,” tambahnya.

Perayaan Malam Paskah tahun ini mengangkat tema “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”. Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, di mana setiap individu diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

Danang menyebutkan bahwa gereja memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan moral umat. Melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, gereja diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas dan berempati.

“Gereja bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga bagian penting dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak, peduli, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Perayaan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, diikuti oleh umat Katolik dari berbagai wilayah sekitar. Momentum ini sekaligus menjadi wujud nyata kehidupan beragama yang rukun dan saling menghormati di Kabupaten Sleman.
(Fatmawati)

Berita terkait