Wakil Walikota Solo : Mengajak Mahasiswi Tampil Di Ruang Publik
Solo - Spektroom : Perempuan memiliki hak untuk tampil di ruang Publik, bahkan tidak lagi sebatas pada emansipasi tetapi memiliki peran strategis dalam menentukan kebijakan.
Dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta, Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani mengajak generasi muda memahami alasan fundamental atau the reason of why, perempuan harus ikut mengambil peran strategis dalam kebijakan publik tidak hanya berdiam diranah domestik.
Lebih lanjut dalam kuliah Ramadhan menjelang berbuka puasa ( Jumat 27/02/2026 ) di Masjid Nurul Huda Kampus UNS, pemimpin perempuan pertama di Kota Bengawan itu menegaskan perempuan harus tampil di ruang publik karena ketahanan keluarga lebih dipahami oleh seorang ibu.
"Ini bukan tentang perjuangan feminisme atau emansipasi karena kita hidup di tanah yang sudah merdeka. Kita harus tahu kenapa perempuan muncul di ruang publik, karena ada kebijakan seperti ketahanan keluarga yang lebih dipahami perempuan," Tegas Astrid
Wakil walikota Solo, mencontohkan pengalamannya dalam merumuskan kebijakan yang lebih spesifik, seperti penanganan anak yang dibedakan antara balita dan anak di bawah dua tahun (baduta).
Selain itu, keterlibatan perempuan di sektor ekonomi melalui UMKM dinilai mampu memberikan efek ganda yang luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan, Eva Rahayu, menjelaskan kampus Ramadhan untuk merangkul seluruh golongan mahasiswa agar kajian tidak terkesan eksklusif, selain juga menjadikan masjid kampus sebagai laboratorium peradaban yang rasional dan solutif bagi berbagai permasalahan nyata di tengah masyarakat.
"Kita membawa semangat keberagaman dalam satu keimanan. Melalui kajian ini, ilmu yang didapatkan mahasiswa bisa konkret dan langsung diterapkan dalam kehidupan nyata sesuai prodi masing-masing," ungkap Eva Rahayu
Kuliah menjelang buka puasa yang diantaranya diisi motivasi dengan menghadirkan tokoh publik ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kampus Ramadan Nurul Huda (KRNH) UNS tahun 2026.
Panitia sengaja merancang kajian menjelang waktu berbuka puasa dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup bidang ekonomi, sosial, pendidikan, hingga kesehatan publik.( Dan)