Wali Kota Riyanda Putra Buka Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Pencanangan Desa Cantik di Sawahlunto
Sawahlunto – Spektroom : Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi sekaligus pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Hotel Khas Ombilin, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sawahlunto dalam memperkuat kualitas data pembangunan yang akurat, adaptif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Program tersebut merupakan bagian dari agenda nasional untuk mengoptimalkan penjaringan serta pemetaan data statistik, khususnya pada sektor ekonomi, guna menghasilkan data yang valid dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan maupun pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa data memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Data merupakan instrumen utama dalam penyusunan kebijakan pemerintah. Karena itu, kualitas dan kelengkapan data sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah,” ujar Riyanda Putra.
Riyanda menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membaca kondisi riil perekonomian daerah, termasuk perkembangan sektor usaha, potensi ekonomi masyarakat, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah desa dan kelurahan, hingga masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif menyukseskan sensus tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan sensus agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, komprehensif, dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Menurut Riyanda, keberhasilan pembangunan modern sangat bergantung pada ketepatan data. Pemerintah daerah membutuhkan basis data yang kuat agar program pembangunan dapat disusun secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain sosialisasi sensus ekonomi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Desa Kubang Tangah, Desa Silungkang Oso dan Desa Silungkang Tigo, sebuah program yang bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam pengelolaan data statistik.
Program Desa Cantik diharapkan mampu mendorong desa dan kelurahan menjadi pusat data pembangunan yang lebih tertata, modern, dan terintegrasi dengan sistem statistik nasional.
Pemerintah Kota Sawahlunto juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mendukung implementasi program tersebut.
Dengan kolaborasi yang kuat, pengelolaan data di tingkat daerah diharapkan semakin maju dan mampu mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, serta berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran perangkat daerah, perwakilan Badan Pusat Statistik, aparatur desa dan kelurahan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya di Kota Sawahlunto. (Ris1)