Wamenkop Ungkap Program Kopdes Merah Putih Kunci Pembangunan Ekonomi Indonesia dari Desa

Wamenkop Ungkap Program Kopdes Merah Putih Kunci Pembangunan Ekonomi Indonesia dari Desa
wamen saat berbicara di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat Tahun 2026 yang digelar di Jakarta ( Spektroom/ dd)

Spektroom - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun perekonomian nasional dari desa melalui penguatan koperasi, khususnya Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Hal tersebut disampaikan Wamenkop dalam paparannya saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Wamenkop menekankan bahwa Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto "Presiden ingin menempatkan rakyat, khususnya masyarakat desa, bukan lagi sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek dan pelaku utama pembangunan ekonomi. Koperasi adalah instrumen paling tepat untuk mewujudkan semangat tersebut,” ujarnya.


wamenkop didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ( Spektroom / dd)

Wamenkop menjelaskan, dalam beberapa dekade terakhir, liberalisasi ekonomi telah menyebabkan penguasaan sumber daya oleh segelintir pihak, sementara masyarakat desa sebagai pemilik sumber daya justru belum memperoleh manfaat optimal.

Melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah berupaya memotong rantai pasok yang panjang, menekan biaya ekonomi tinggi, serta memastikan nilai tambah ekonomi dinikmati langsung oleh masyarakat desa.

Wamenkop saat berbincang dgn Kastaf TNI Maruli Simanjuntak ( Spektroom/ dd)

Ia menuturkan, Kopdes Merah Putih dirancang hadir di hampir seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, dengan target lebih dari 80 ribu koperasi. Setiap Kopdes Merah Puyih akan dikembangkan sebagai pusat usaha desa yang memiliki sejumlah gerai utama, antara lain gerai sembako, klinik desa, unit simpan pinjam, apotek desa, kantor koperasi, serta pergudangan yang dilengkapi fasilitas logistik dan cold storage.

“Lima gerai utama ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat desa. Sementara gerai pergudangan menjadi kunci pengembangan potensi unggulan desa, baik di sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga sektor lainnya,” jelas Wamenkop

Menurutnya, KDMP juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja di desa, sehingga dapat menekan arus urbanisasi dan mengurangi pengangguran, termasuk pengangguran terdidik. Selain itu, koperasi desa diharapkan menjadi saluran resmi distribusi barang-barang bersubsidi seperti LPG, pupuk, dan pangan, agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak bocor di tengah rantai distribusi.

Berita terkait

Stafsus Kemenko Pangan dan Bupati Banyumas Bekali UMKM Pelatihan Keamanan Pangan Dukung Program MBG

Stafsus Kemenko Pangan dan Bupati Banyumas Bekali UMKM Pelatihan Keamanan Pangan Dukung Program MBG

Spektroom — Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui peningkatan kapasitas dan kualitas produk pangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan keamanan pangan bagi pelaku UMKM dalam pembuatan kudapan atau snack guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini digelar Tim

Bian Pamungkas
Wakil Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura

Wakil Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura

Spektroom – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura Ambon dalam rangka Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pattimur Ambon, Rabu (11/01/2026). Pengukuhan enam profesor baru ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru