Wapres Gibran Pantau Comand Centre  di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)

Wapres Gibran Pantau Comand Centre  di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)
Wapres Gibran saat kunjungan ke Comand Cente Jasamaga ( humas JM)

Bekasi- Spektroom:  Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung pengaturan lalu lintas arus mudik Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (17/03/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan strategi pengendalian lalu lintas arus mudik Lebaran 2026 di jaringan jalan tol Jasa Marga Group.

Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti memaparkan kondisi lalu lintas arus mudik periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026 melalui empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

“Berdasarkan pantauan melalui JMTC, realisasi lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada pada Rabu,( 11/3) hingga Senin ( 16 /3) mencapai 990.506 kendaraan.

Ruang Comand Centre untuk memantau kegiatan dijln tol ( humas jm)

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada ( 18/3) atau (H-3) dengan volume mencapai sekitar 259 ribu kendaraan. Hingga saat ini, volume lalu lintas yang telah melintas mencapai 28,1% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode (11–31/3)" ujar Fitri.

Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati menyampaikan evaluasi pemberlakuan jalur fungsional selama arus mudik Lebaran, di antaranya Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Segmen Ambarawa-Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Prambanan-Purwomartani.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Jasa Marga atas dedikasi dan kerja keras dalam memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Gibran juga mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati selama perjalanan.

Ruang Vomand centre JM

“Rekan-rekan, tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang padat. Saya melihat laporan yang disampaikan sudah cukup lengkap dan persiapan telah dilakukan dengan matang." ucap Gibran.

Sebagai bagian dari transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengembangkan JMTC. Dikenal sebagai “the eye of toll road”, JMTC berperan sebagai pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi Monitoring 360°, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta machine learning untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

JMTC mengintegrasikan berbagai teknologi, seperti CCTV berbasis AI, radar, traffic counting, serta Intelligent Transportation System (ITS), guna memastikan proses pemantauan dan analisis lalu lintas berjalan optimal. Informasi hasil pengolahan data tersebut kemudian disampaikan kepada pengguna jalan secara real time, akurat, dan mudah diakses melalui aplikasi Travoy.

Gibtan juga kunnungi travoy radio (humas jm)

Sebelum meninggalkan JMTC, Wapres Gibran juga meninjau ruang siaran Radio Travoy FM. Sebagai informasi, Radio Travoy FM merupakan inovasi terbaru yang dikembangkan Jasa Marga yang dapat diakses melalui dashboard kendaraan untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh informasi lalu lintas secara langsung selama perjalanan.

Berita terkait