Youth Camp GPDI Kalbar 2026 Ratusan Pemuda Diajak Tetap “On Fire” di Tengah Arus Tren Dunia

Youth Camp GPDI Kalbar 2026 Ratusan Pemuda Diajak Tetap “On Fire” di Tengah Arus Tren Dunia
Youth Camp GPDI Kalbar 2026, dibuka wabup Landak Erani. Ratusan Pemuda Geraja Pantekosta di Indonesia (GPDI)dari berbagai daerah bertemu di desa Mandor . Foto: Spektroom

Landak, Spektroom – Ratusan pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) dari berbagai daerah di Kalimantan Barat memadati Lapangan Sepak Bola Dusun Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Rabu (24/06/2026), dalam pembukaan Youth Camp GPDI Se-Kalimantan Barat Tahun 2026.

Kegiatan mengusung tema “ON FIRE NOT ON TREND” yang terinspirasi dari Roma 12:2, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan rohani bagi generasi muda Kristen agar tetap teguh dalam iman dan tidak mudah terpengaruh oleh perubahan tren yang berkembang di tengah masyarakat.

Suasana pembukaan berlangsung meriah. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, panitia penyelenggara, hingga jemaat GPDI dari berbagai wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Daerah GPDI Kalimantan Barat Pdt. Denny Regar, Wakil Bupati Landak Erani, Ketua Komisi Daerah Pelprap GPDI Kalimantan Barat Pdt, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Youth Camp menjadi wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi generasi muda gereja. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemuda yang memiliki integritas, semangat pelayanan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Wakil Bupati Landak Erani mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

“Melalui kegiatan ini saya berharap para peserta dapat memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Pembukaan Youth Camp ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Landak yang didampingi para tamu undangan. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.

Di sisi lain, Polri juga memberikan dukungan terhadap kegiatan yang berfokus pada pembinaan generasi muda tersebut.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi menegaskan bahwa kegiatan seperti Youth Camp memiliki peran penting dalam membangun karakter pemuda yang disiplin, berakhlak, serta memiliki semangat kebangsaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk membentuk generasi muda yang memiliki moral kuat, menjunjung toleransi, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman,” kata Bernadus.

Melalui Youth Camp GPDI Kalimantan Barat 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki semangat iman yang menyala, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing serta turut menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Kalimantan Barat.

Berita terkait

Prabowo Kumpulkan 2.600 Rektor dan Dosen, Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Ada pada Ilmu Pengetahuan dan SDM

Prabowo Kumpulkan 2.600 Rektor dan Dosen, Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Ada pada Ilmu Pengetahuan dan SDM

Jakarta-Spektroom : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026). Forum yang dihadiri sekitar 2.600 rektor, guru besar, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta

Riswan Idris, Rafles