ZI-WBK: MTsN 2 Kota Palangka Raya, Bukti Nyata Reformasi Madrasah
Palangka Raya-Spektroom: Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Palangka Raya dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) pada Desk Evaluasi Tahap I sebagai Pilot Project Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) Tahun 2026 oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
Capaian ini bukan datang tiba-tiba. Sejumlah indikator ketat berhasil dilalui, mulai dari kematangan pembangunan zona integritas, nilai AKIP minimal B/BB, capaian kinerja 100 persen, hingga kepatuhan penuh terhadap pelaporan LHKAN. Satu hal yang juga krusial: nihil temuan pengawasan.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, HM Yusi Abdhian, menilai hasil ini sebagai fondasi penting menuju tata kelola yang lebih bersih dan profesional.
“Ini bukan garis finis, tapi titik start yang serius. Integritas tidak cukup diklaim, harus dibuktikan lewat sistem kerja dan pelayanan yang konsisten,” tegasnya, Sabtu (25/4/2026).
Dari 121 satuan kerja yang diusulkan secara nasional, hanya 56 yang berhasil lolos tahap awal. Artinya, persaingan ketat dan standar yang digunakan bukan main-main. MTsN 2 Palangka Raya kini masuk dalam barisan yang punya peluang melangkah lebih jauh.
Tahap berikutnya sudah menunggu mulai dari penilaian Lembar Kerja Evaluasi, validasi survei, hingga uji inovasi dan wawancara. Di titik ini, bukan hanya administrasi yang dinilai, tapi juga bagaimana integritas itu hidup dalam praktik sehari-hari.
Yusi berharap capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi tunggal, tetapi menular ke satuan kerja lain.
“Kalau satu bisa, yang lain harus ikut bergerak. Reformasi birokrasi itu kerja kolektif, bukan lomba individu,” ujarnya lugas.
Bagi publik, capaian ini memberi pesan sederhana: perubahan di sektor pendidikan itu nyata, asalkan dijalankan dengan komitmen. Madrasah bukan hanya tempat belajar siswa, tapi juga cermin bagaimana pelayanan publik seharusnya dijalankan bersih, transparan, dan bisa dipercaya. (Polin-Maturidi)