1.205 ton Logistik Masuk dan 80 ton Buffer Stock Bagi Korban Bencana di 3 Provinsi
Spektroom - Distribusi logistik secara nasional masih mencukupi. Hingga saat ini, total logistik yang masuk mencapai 1.205 ton, dengan sekitar 80 ton masih tersedia sebagai buffer stock untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak di tiga Provinsi di Pulau Sumatera.
Hal itu dijelaskan Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, saat konferensi pers update data penanganan bencana, di kantor gubernur Aceh, Jum'at (19/12/2025).
Abdul Muhari mengatakan, distribusi logistik di seluruh wilayah terdampak makin dioptimalkan seiring akses yang terbuka, termasuk di Provinsi Aceh, distribusi logistik terus diintensifkan. Tercatat sebanyak 21 sorti udara sehari dengan total muatan 21,04 ton telah disalurkan, terutama ke Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
”Kami terus memastikan kecukupan logistik di dua kabupaten tersebut agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi,” tutur Abdul Muhari.
Sejalan dengan itu, progres pembukaan jalur transportasi menunjukkan perkembangan positif. Jembatan Teupin Reudeup (Awe Geutah) yang menjadi jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe telah diujicobakan.
Pembukaan jembatan itu diharapkan dapat melancarkan arus logistik dan mobilitas masyarakat, sembari menunggu penyelesaian jalur utama di Jembatan Kuta Blang yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan dengan progres 60,5 persen.
BNPB mengakui tingginya animo masyarakat untuk menggunakan jembatan alternatif tersebut sejak dibuka. Karena itu, masyarakat diimbau tetap menjaga ketertiban dan mengikuti sistem antrean demi keselamatan bersama.
”Dengan dibukanya akses ini, kita harapkan arus orang dan barang bisa lebih lancar. Namun kami juga mengimbau masyarakat tetap tertib agar fungsi jembatan ini bisa optimal,” jelas Abdul Muhari.
Selain itu, tuturnya, progres pembangunan jembatan lain juga terus berjalan, di antaranya Jembatan Jeumpa/Cot Bada di Kota Bireuen yang telah mencapai 81 persen, serta sejumlah jembatan Bailey lain yang sudah mulai dikerjakan di berbagai titik.