103 Personel Dit Samapta Polda Kalbar Lulus E-Learning Kehumasan
E-Learning Kehumasan
Pontianak- Spektroom : Seluruh peserta kegiatan E-Learning Kehumasan yang diikuti personel Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Kalimantan Barat dinyatakan lulus 100 %.
Dari total 103 peserta, sebanyak 100 orang langsung memenuhi standar kelulusan, sementara 3 lainnya menyusul setelah mengikuti remedial.

Program peningkatan kapasitas ini digelar selama 1 hari penuh pada Selasa (07/04/2026), sebagai bagian dari upaya Polri memperkuat profesionalisme di bidang kehumasan, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menjelaskan capaian kelulusan penuh tersebut mencerminkan keseriusan dan komitmen personel dalam memahami peran strategis fungsi kehumasan.
“Ini menunjukkan antusiasme tinggi dan kesungguhan personel Dit Samapta dalam mendalami fungsi kehumasan sebagai penunjang tugas di lapangan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Rabu (08/04/2026).
Ia menegaskan, kemampuan komunikasi menjadi aspek penting bagi setiap anggota Polri, terutama bagi personel yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Penguasaan tata kelola informasi yang baik berkontribusi dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.
Kegiatan E-Learning ini mengacu pada Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di lingkungan Polri. Regulasi tersebut menekankan fungsi kehumasan tidak hanya diemban oleh unit tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh personel.
Dalam aturan itu juga ditegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai kehumasan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk adaptasi terhadap kebiasaan baru dalam penyampaian informasi yang transparan, akurat, dan cepat.
Selain materi teori, pelatihan ini juga menekankan pada praktik komunikasi efektif, termasuk pengelolaan informasi di media sosial dan penanganan isu publik.
Dengan hasil kelulusan 100 %, Polda Kalbar berharap kemampuan kehumasan personel Dit Samapta semakin meningkat dan mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara lebih humanis dan responsif.