Aliansi 34 Organisasi Kepemudaan Surati PBB : "Darurat Perokok Anak di Indonesia"

Aliansi 34 Organisasi Kepemudaan Surati PBB : "Darurat Perokok Anak di Indonesia"
Ketua Umum IYCTC, Manik Marganamahendra ( No 3 dari Kanan) Berkirim Surat Terbuka Berdaulat (Sovereign SOS) kepada Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dan Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto : IYCTC).

Jakarta - Spektroom: Bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Dunia 7 April yang mengusung tema global “Together for health. Stand with science”, generasi muda Indonesia mengambil langkah diplomasi internasional.

Aliansi 34 organisasi kepemudaan, dipimpin oleh Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), mengirimkan Surat Terbuka Berdaulat (Sovereign SOS) kepada Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dan Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Langkah ini dipicu oleh hasil investigasi koalisi yang menemukan bahwa koridor kebijakan kesehatan di Indonesia telah tersandera secara sistemik.

Sepanjang akhir tahun 2025 saja, tercatat sedikitnya 266 peristiwa gangguan industri tembakau yang melibatkan lobi terhadap lebih dari 150 pejabat publik.

Kondisi ini dinilai telah melumpuhkan komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda dari epidemi zat adiktif.

Ketua Umum IYCTC, Manik Marganamahendra mengungkapkan kekhawatirannya tentang bagaimana nasib orang muda ke depan.

“Realistis saja, kita tidak akan pernah bisa mencapai mimpi Indonesia Emas 2045 kalau kualitas manusianya sengaja dibiarkan merosot. Skor Modal Manusia (Human Capital Index) kita macet di angka 0,54. Sederhananya, orang muda Indonesia cuma bisa mengeluarkan setengah dari potensi produktivitasnya karena terhambat masalah kesehatan dan adiksi yang harusnya bisa dicegah,” jelas Manik, dalam siaran persnya yang diterima Spektroom, Rabu (8/4/2026).

Manik juga menyoroti bagaimana narasi ekonomi industri ini sebenarnya hanyalah sebuah ilusi.

Pemerintah mungkin melihat cukai Rp 216 Triliun itu besar, tapi mereka seolah seperti tutup mata kalau negara justru rugi sampai Rp 2.755,5 Triliun gara-gara hilangnya waktu produktif akibat penyakit rokok.

"Kami akhirnya terpaksa mengadu ke PBB karena merasa pemerintah di negeri sendiri justru menganggap industri ini sebagai aset, bukan ancaman, apalagi sampai hari ini Indonesia belum juga meratifikasi FCTC” lanjutnya.

Masalah ini kian kompleks dengan hadirnya produk nikotin baru yang kini menyasar anak-anak sekolah melalui klaim keamanan yang menyesatkan.

Selain ancaman keamanan, koalisi juga menekankan bahwa rokok secara langsung merampas hak nutrisi anak-anak Indonesia, terutama di keluarga prasejahtera.

Untuk itulah, perwakilan dari 34 organisasi mengirimkan surat ini secara langsung ke ke kantor Sekretaris Jenderal PBB di New York serta Direktur Jenderal WHO di Jenewa.

Pengiriman ini dilakukan tepat bersamaan dengan berlangsungnya International One Health Summit di Lyon, Prancis agar suara pemuda Indonesia hadir di momen yang paling tepat di panggung kesehatan global.

Melalui surat ini, aliansi 34 organisasi muda antara lain mendesak agar pemerintah Indonesia diwajibkan untuk memberikan laporan publik mengenai seluruh interaksi antara industri rokok dengan pejabat publik.

Serta mematuhi standar integritas kesehatan masyarakat internasional yang selaras dengan prinsip-prinsip international public-health integrity standards (PHEIC), guna melindungi kebijakan nasional dari peristiwa gangguan industri yang telah terdokumentasi, dan lebih besarnya mendesak Indonesia agar segera meratifikasi FCTC WHO.(@Ng).

Berita terkait

SLB C Pembina Banjarbaru Borong Prestasi Tingkat Provinsi, Siswa Disabilitas Panen Medali di LKSN, O2SN, dan PESODA

SLB C Pembina Banjarbaru Borong Prestasi Tingkat Provinsi, Siswa Disabilitas Panen Medali di LKSN, O2SN, dan PESODA

Banjarbaru-Spektroom : SSemangat nasionalisme berpadu dengan kebanggaan atas prestasi mewarnai pelaksanaan upacara bendera di SMALB SLB C Pembina Banjarbaru, Senin (3/8/2026). Dalam momentum tersebut, sekolah memberikan apresiasi kepada para siswa yang sukses mengharumkan nama sekolah melalui berbagai ajang kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Upacara yang dimulai tepat pukul 08.

Junaidi, Buang Supeno
Walikota Tanjungpinang:  Kartu Bima Sakti untuk Mempermudah Masyarakat Mengakses Berbagai Bantuan dan Layanan Pemerintah

Walikota Tanjungpinang: Kartu Bima Sakti untuk Mempermudah Masyarakat Mengakses Berbagai Bantuan dan Layanan Pemerintah

Tanjungpinang-Spektroom - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan meluncurkan Kartu Bima Sakti sebagai sistem pendataan terpadu untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai bantuan dan layanan pemerintah. Program tersebut dijadwalkan mulai diluncurkan pada 17 Agustus 2026 secara bertahap. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyebut masih terdapat sekitar 7.000 warga yang seharusnya berhak

Desmawati, Rafles
Pakar Transportasi Dorong Standar Pemeriksaan Kesehatan Pramudi Angkutan Umum

Pakar Transportasi Dorong Standar Pemeriksaan Kesehatan Pramudi Angkutan Umum

Surakarta – Spektroom: Pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi pramudi atau pengemudi angkutan umum dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan keselamatan transportasi publik. Kondisi kesehatan pengemudi berpengaruh langsung terhadap konsentrasi, kewaspadaan, kemampuan mengambil keputusan, hingga respons saat mengemudikan kendaraan yang mengangkut banyak penumpang. Pakar Transportasi Nasional, Djoko Setijowarno, mengatakan pramudi memiliki

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Pj. Sekda Jeneponto Buka Pemusatan Pendidikan dan Latihan Calon Paskibraka 2026

Pj. Sekda Jeneponto Buka Pemusatan Pendidikan dan Latihan Calon Paskibraka 2026

Jeneponto-Spektroom : Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Latihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jeneponto Tahun 2026 yang dilaksanakan di Tribun Pasamaturukang, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Jeneponto Nuzuldin Ngallo,

Yahya Patta, Rafles
ссс