12 Klub Terbaik Indonesia Ramaikan Laga Proliga di GOR Ahmad Yani Pontianak

12 Klub Terbaik Indonesia Ramaikan Laga Proliga di GOR Ahmad Yani Pontianak
Laga pro Liga Volly berlangsung di Pontianak dibuka wako Edi Kamtono. (Foto: Diskominfo Kota Pontianak)

Spektroom - Pontianak Jadi Panggung Pembuka Proliga 2026, Olahraga dan Harapan Ekonomi Menyatu di Kota Khatulistiwa. Sorak penonton menggema di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kamis (08/01/2026).

Ribuan pasang mata menyaksikan laga pembuka Proliga 2026, kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia, yang untuk pertama kalinya dibuka di Kota Khatulistiwa.

Lebih dari sekadar pertandingan, Proliga kali ini menjadi simbol kepercayaan nasional sekaligus harapan baru bagi geliat olahraga dan ekonomi lokal.

Sebanyak 12 klub terbaik Indonesia, lima tim putra dan tujuh tim putri hadir memanaskan arena selama empat hari, 8–11 Januari 2026.

Atlet profesional, ofisial, hingga suporter dari berbagai daerah memadati Pontianak, menciptakan suasana meriah yang jarang terjadi dalam event olahraga lokal.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut terpilihnya Pontianak sebagai lokasi laga pembuka Proliga 2026 merupakan bukti kesiapan kota dalam menyelenggarakan event olahraga berskala nasional.

Menurutnya, ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan Pontianak sebagai sport city.

“Kepercayaan ini menunjukkan bahwa infrastruktur olahraga kita dinilai layak. Pontianak kini semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event olahraga besar,” ujar Edi usai menyaksikan pertandingan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto yang turut berperan menghadirkan atmosfer Proliga ke Pontianak.

Lebih dari sekadar ajang prestasi, Edi menilai Proliga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Hotel-hotel penuh, rumah makan ramai, transportasi lokal bergerak, hingga pelaku UMKM merasakan langsung manfaat kehadiran ribuan orang dari luar daerah.

“Olahraga bisa menjadi penggerak ekonomi. Inilah yang ingin kita bangun di Pontianak,” tambahnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, juga menilai penyelenggaraan Proliga 2026 di Pontianak membawa keuntungan strategis bagi daerah.

Selain hiburan bagi masyarakat, ajang ini menjadi sarana pembelajaran bagi atlet lokal untuk menatap jenjang profesional.

“Anak-anak muda Kalbar bisa melihat langsung bagaimana atmosfer kompetisi nasional.
Ini motivasi besar bagi mereka,” kata Norsan.

Proliga 2026 sendiri akan berlangsung hingga 26 April 2026 di sejumlah kota berbeda.

Di sektor putra, persaingan diikuti Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta Garuda Jaya, Jakarta Lavani Livin Transmedia, Medan Falcons Tirta Bhagasasi, dan Surabaya Samator.
Sementara sektor putri diramaikan tujuh tim elite nasional.

Bagi Pontianak, laga pembuka ini bukan sekadar catatan sejarah olahraga, melainkan momentum menegaskan diri sebagai kota yang hidup, kompetitif, dan ramah bagi event nasional tempat di mana olahraga, ekonomi, dan harapan masyarakat bertemu dalam satu panggung.

Berita terkait

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, menjadi Inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Peringatan Hardiknas dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, berlangsung di Lapangan Korpri kompleks Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung, Senin (4/5/2026). Sekdaprov Lampung membacakan sambutan

Anggoro AP
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Jakarta-Spektroom : Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum strategis bagi dunia pers nasional untuk meneguhkan kembali perannya dalam menjaga demokrasi, memperkuat perdamaian, serta mendorong keadilan sosial di tengah derasnya arus informasi global. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa jurnalisme berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas,

Riswan Idris, Rafles