Ujian Madrasah MTsN 2 Sawahlunto Berbasis CBT Dimulai, 154 Siswa Ikuti dengan Tertib dan Lancar
Sawahlunto-Spektroom : Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTsN 2 Kota Sawahlunto resmi dimulai pada Senin (4/5/2026). Hari pertama pelaksanaan ujian bagi siswa kelas IX berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Ujian Madrasah tahun ini dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), sebagai bagian dari transformasi digital dalam dunia pendidikan. Penerapan sistem ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas, akurasi, serta transparansi dalam proses evaluasi hasil belajar siswa.
Sebanyak 154 siswa kelas IX tercatat sebagai peserta ujian. Sejak pagi, para siswa tampak hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh tahapan ujian dengan penuh disiplin. Suasana ruang ujian berlangsung kondusif, dengan pengawasan ketat dari panitia dan pengawas untuk memastikan integritas pelaksanaan ujian tetap terjaga.
Kepala MTsN 2 Kota Sawahlunto, Tatis Arnis, S.Ag.,M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah berbasis CBT merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.
“Pelaksanaan Ujian Madrasah tahun ini kami laksanakan berbasis CBT sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sistem evaluasi yang lebih modern, objektif, dan akuntabel. Alhamdulillah, hari pertama berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pelaksanaan ujian berbasis teknologi ini.
“Kami telah mempersiapkan sarana prasarana serta melakukan simulasi sebelumnya, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti ujian. Kami berharap seluruh rangkaian ujian hingga 12 Mei mendatang dapat berjalan sukses,” tambahnya.
Pelaksanaan Ujian Madrasah dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 4 hingga 12 Mei 2026. Pihak madrasah optimistis seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik dan memperoleh hasil maksimal sesuai dengan usaha dan kerja keras yang telah dilakukan selama menempuh pendidikan.
Selain itu, pihak sekolah juga memberikan dukungan moral kepada seluruh siswa agar tetap menjaga kesehatan dan fokus selama ujian berlangsung.
Dengan penerapan sistem CBT ini, MTsN 2 Kota Sawahlunto menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi pendidikan sekaligus meningkatkan mutu lulusan yang siap bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya. (Ris1)