3 SPPG di Bangka Belitung Rampung Perkuat Layanan Gizi di Wilayah Kepulauan

3 SPPG di Bangka Belitung Rampung Perkuat Layanan Gizi di Wilayah Kepulauan
Salah satu dari tiga Dapur SPPG yang telah rampungdibangun di babel ( birkom pu)

Jakarta – Spektroom:  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari dukungan infrastruktur pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketiga SPPG tersebut berada di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, serta Desa Belo Laut dan Desa Jebus di Kabupaten Bangka Barat. Seluruh pembangunan telah selesai 100 persen dan siap mendukung operasional layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan aksesibilitas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan SPPG tidak sekadar menghadirkan fasilitas dapur, tetapi juga membangun ekosistem infrastruktur yang mendukung layanan gizi secara menyeluruh.

“Pembangunan dapur SPPG ini tidak hanya mencakup dapur utama, tetapi juga sarana pendukung seperti akses jalan, jaringan air bersih, dan  sanitasi. Hal ini penting untuk memastikan layanan gizi yang sehat dan terjangkau bagi anak-anak sekolah,” kata Menteri Dody dalam siaran persnya di Jakarta Minggu malam ( 3/5/3026)

Bangunan SPPG di Bangka Belitung dibangun dengan tipe 20 x 20 meter dan dirancang menyesuaikan karakteristik wilayah kepulauan. Perencanaan konstruksi mempertimbangkan kontur lahan, karakter tanah, serta tantangan iklim pesisir agar bangunan tetap aman, kokoh, dan fungsional.

Sistem struktur yang digunakan meliputi struktur modular baja, rangka hollow, serta pasangan bata terkekang, guna memberikan fleksibilitas konstruksi sekaligus memperkuat ketahanan bangunan.

Fasilitas ini juga dirancang tahan gempa hingga parameter Sds ≤ 0,800g serta ketahanan angin hingga 39 meter per detik untuk memastikan bangunan tetap aman dan berfungsi optimal.

Selain bangunan utama, setiap SPPG dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), ventilasi udara, sistem pemadam kebakaran, genset cadangan listrik, CCTV, serta jaringan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

Ketiga SPPG dibangun setelah lokasi memenuhi readiness criteria atau persyaratan kesiapan lahan dan dokumen teknis, serta dipastikan berada di lokasi yang aman dan sesui ketentuan pembangunan.

Kementerian PU berharap kehadiran SPPG ini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak usia sekolah, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui rantai pasok bahan pangan dan tenaga kerja di daerah.

Berita terkait

Wali Kota Sawahlunto Lantik 92 Pejabat, Empat Jabatan Eselon II Berganti untuk Perkuat Kinerja Pelayanan

Wali Kota Sawahlunto Lantik 92 Pejabat, Empat Jabatan Eselon II Berganti untuk Perkuat Kinerja Pelayanan

Sawahlunto–Spektroom : Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 92 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto, Jumat (19/6/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) itu merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Acara tersebut dihadiri Wakil Wali

Riswan Idris, Rafles
DPRD Sawahlunto Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Akuntabilitas dan Besaran SILPA

DPRD Sawahlunto Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Akuntabilitas dan Besaran SILPA

Sawahlunto–Spektroom : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2025 bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Sawahlunto pada Jumat (19/6/2026) tersebut

Riswan Idris, Rafles