14 Tenaga Kesehatan Bukittinggi Dilantik, Dinkes Dorong Inovasi dan Penguatan Layanan

14 Tenaga Kesehatan Bukittinggi Dilantik, Dinkes Dorong Inovasi dan Penguatan Layanan
Pelantikan Tenaga Kesehatan Kota BukittinggiBukittinggi (Foto: wyu)

Bukittinggi-Spektroom : Sebanyak 14 pejabat fungsional tenaga kesehatan dilingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Rabu, 18 Maret 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Puskesmas Guguak Panjang dan dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli, mewakili Wali Kota Bukittinggi.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kinerja sektor kesehatan, khususnya dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dalam sambutannya, Ramli menegaskan pentingnya peran aktif pejabat fungsional dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang telah memfasilitasi pemenuhan kebutuhan tenaga fungsional di lingkungan Dinas Kesehatan.

“Pejabat fungsional tidak hanya menunggu perintah, tetapi harus mampu menjadi mitra strategis bagi kepala bidang dengan menghadirkan konsep, inovasi, dan kontribusi nyata,” ujar Ramli.

Menurutnya, perubahan status jabatan, termasuk peralihan Kasubag Tata Usaha menjadi Administrator Kesehatan sesuai regulasi, tidak boleh menghambat fungsi manajerial. Sebaliknya, perubahan tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi aparatur untuk berkreasi dan meningkatkan kinerja pelayanan.

Ramli juga menyoroti kebutuhan penambahan tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas layanan, termasuk di Puskesmas Guguak Panjang, guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Empat belas pejabat yang dilantik terdiri dari berbagai jabatan fungsional. Susanti, M.KM dilantik sebagai Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya dan Nov Fatira, SKM, M.Kes sebagai Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya, keduanya bertugas pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Selain itu, sejumlah tenaga dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda, di antaranya Yulita Gani, A.Md.Keb, SKM3 (UPTD Puskesmas Plus Mandiangin), Wisrahma Dewi Helmi, SKM (UPTD Puskesmas Rasimah Ahmad), Devira, S.Gz (UPTD Puskesmas Mandiangin), Efnita, SKM (UPTD Puskesmas Nilam Sari), Fibrinel Subarmaga, S.Kep dan Noni Anida, S.Gz (Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan), Gusti Haryati, AMKG, SKM, M.K.M (Bidang Kesehatan Masyarakat), serta Rani Imelda, A.Md.Kep, SKM (UPTD RSUD Kota Bukittinggi).

Yesi Emilia Putri, S.K.M dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama pada Bidang Kesehatan Masyarakat. Dua pejabat lainnya, Firly Eka Putri, SKM dan Rinto, S.Kep, diangkat sebagai Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Muda. Sementara itu, Kurnia Savitri, S.Keb dilantik sebagai Bidan Ahli Muda di UPTD RSUD Kota Bukittinggi.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Rita)

Berita terkait

ASN Bukittinggi Kumpulkan Rp45 Juta untuk Anak Yatim di Lingkungan Pemko

ASN Bukittinggi Kumpulkan Rp45 Juta untuk Anak Yatim di Lingkungan Pemko

Bukittinggi-Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dilingkungan pemerintah setempat melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Aula Balai Kota, Rabu (18/3/2026). Santunan ini merupakan hasil iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh organisasi

Wiza Andrita, Rafles