22.174 Warga Tanjungpinang Terima Bantuan Pangan berupa Beras dari Pemerintah

22.174 Warga Tanjungpinang Terima Bantuan Pangan berupa Beras dari Pemerintah
Penerima Bantuan Pangan dari Pemerintah menunjukan indentiasnya. (Foto : Prokompim)

Tanjungpinang-Spektrroom : Bantuan Beras tahap kedua dari Pemerintah disalurkan melaui Perum Bulog Cabang Tanjungpinang untuk memenuhi kebutuhan beras selama tiga bulan (Juli, Agustus dan September 2026).

Walikota Tanjungpinang Lis Dasmansyah menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis di Kelurahan Tanjung Ungat, Rabu (19/8/2026) sebanyak 1.531 penerima, di damping Kepala Perum Bulog Cabang Tanjungpinang Arief Alhadihaq.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pengolahan data bersama BPS jumlah penerima bantuan mengalami penurunan dari penyaluran pertama sebanyak 22.380 orang. Perubahan jumlah penerima mengikuti pembaruan data yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan bantuan beras dari Pemerintah kualitas medium.

Walikota Tanjung Lis Darmansyah mengatakan bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok. Program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Bulog di seluruh Indonesia untuk memberikan bantuan beras untuk warga untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat ,” ucapnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, kehadiran pemerintah melalui program bantuan beras menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

“Selalu bersyukur, apa pun yang diberikan hari ini. Insyaallah akan menjadi berkah dan kita diberikan hidayah oleh Allah SWT. Semoga bermanfaat,” ucapnya.

Didampingi Kepala Bulog Tanjungpinang dan Kadiskominfo Tanjungpinang ditemui awak Media. (Foto: Prokompim)

Sementara itu, Kepala Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq menjelaskan penyaluran bantuan beras tahap kedua dimulai dari Kelurahan Tanjung Unggat dan selanjutnya dilakukan secara bertahap di seluruh kelurahan di Kota Tanjungpinang. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan. Karena bantuan untuk tiga bulan disalurkan sekaligus, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

“Hari ini penyaluran pertama, selanjutnya kita jadwalkan di seluruh kelurahan di Tanjungpinang. Harapan kita targetnya 20 September sudah selesai semua pendistribusian di Tanjungpinang,” jelasnya.

Sementara bagi Santi, warga RT 01/RW 01 Kelurahan Tanjung Unggat, merasa bahagia beras ini membantu mengurangi pengeluaran rumah tangganya untuk kebutuhan makan sehari-hari. Suaminya sudah tidak bekerja karena mengalami sesak napas, sementara keluarganya berjumlah tujuh orang.

"Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu, apalagi harga beras kan mahal," kata Santi, usai menerima bantuan di Kantor Kelurahan Tanjung Unggat.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti