Trending

22 Kloter, Atau 7.886 Jamaah Telah Diterbangkan Ke Tanah Suci Dari Embarkasi Solo

22 Kloter, Atau 7.886 Jamaah Telah Diterbangkan Ke Tanah Suci Dari Embarkasi Solo
Kesibukan.Penerimaan Di Asrama Haji Donohudan Dengan Masuknya Kloter 25 dan 26 Dari Semaramg, Sedang Yang Sudah Diterbangkan Ke Tanah Suci Sebanyak 22.Kloter ( Rabu 29/04/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Embarkasi Solo hingga ( Rabu 29 /04/2026 ) telah menerbangkan 7.886 calon jamaah haji atau sebanyak 22 kloter ke Tanah suci.

Sedang dari sisi kesehatan dilaporkan 11 jamaah dipantau secara khusus, dimana 4 orang dirujuk ke Rumah Sakit Muwardi Surakarta dan 7 orang di observasi di Poliklinik Embarkasi karena kondisi fisik menurun pasca perjalanan dari daerah asal.

Sedang di Asramahaji Donohudan kesibukan penerimaan mulai terasa ( Rabu 29 /04/2026 ) pagi, ada 2 kloter yakni 25 dan 26 seluruhnya dari kota Semarang .

Dikonfirmasi, PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, menjelaskan kloter 25 masuk ke asrama pada pukul 08.00 WIB, disusul kemudian oleh rombongan kloter 26 yang tiba sesuai jadwal pada pukul 09.00 WIB.

Kedua kloter tersebut seluruhnya merupakan jemaah asal Kota Semarang yang akan menjalani proses penerimaan, cek kesehatan, serta pembagian dokumen sebelum diterbangkan ke tanah suci.

"Dapat kami laporkan jemaah haji yang sudah tiba di Embarkasi Solo pada hari ini sebanyak 25 kloter. Untuk jadwal kedatangan hari ini sebanyak dua kloter asal Kota Semarang, yakni kloter 25 yang masuk pagi ini dan nanti dilanjutkan kloter 26 pukul 09.00 WIB," Jelas David

Kedatangan kloter asal Semarang ini juga menyisakan cerita haru, salah satunya Sri Suparmi, jemaah berusia 73 ini sudah menanti selama 13 tahun untuk dapat pergi ke tanah suci

Sejak mendaftar pada Februari 2013, Sri akhirnya mengaku sangat lega sudah menginjakkan kaki di asrama haji dengan kondisi sehat yang berarti akan segera menempuh perjalanan ke tanah suci

Ia telah menyiapkan fisik secara matang dengan rutin berolahraga jalan kaki dan menjaga pola makan , selain itu juga akan menjaga stamina selama menjalani rangkaian ibadah di tanah suci nanti.

"Senang banget, alhamdulillah saya sehat-sehat karena persiapannya setiap hari ya jalan-jalan kaki gitu. Makannya juga saya hati-hati sekali, yang dokter bilang tidak boleh dimakan ya jangan dimakan banyak-banyak, supaya nanti di sana aman dan tetap sehat," kata Suparmi.
(Dan)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP