28 UMKM Kriya NTB Ikut Kurasi Masuk Gerai UNIQLO

28 UMKM Kriya NTB Ikut Kurasi Masuk Gerai UNIQLO
Kolaborasi BKP3D , Dekranasda NTB dengan UNIQLO Indonesia buka peluang produk unggulan tembus pasar nasional(foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.

Kali ini, Pemprov NTB bekerja sama dengan UNIQLO Indonesia lewat Program UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 5 Tahun 2027. Sebanyak 28 UMKM lokal dari sektor kriya dan kain tenun tradisional (wastra) mulai mengikuti tahap seleksi atau kurasi.

UMKM yang lolos seleksi akan mendapat tempat khusus untuk menjual produk mereka di gerai-gerai UNIQLO. Program ini menjadi peluang besar bagi produk NTB untuk dikenal di pasar nasional.

Kepala UPTD BKP3D NTB, M. Achiyat Winata, di Mataram, Kamis (18/6/2026) mengatakan bahwa program ini adalah kesempatan emas. UMKM tidak hanya bisa mengenalkan produk, tetapi juga bisa bekerja sama dengan ritel modern secara jangka panjang.

Sekretaris Dekranasda NTB, Siti Nursusila, memuji langkah UNIQLO ini. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan swasta sangat penting untuk memajukan ekonomi kreatif daerah. Pajangan produk di tempat strategis dalam gerai UNIQLO dinilai bisa meningkatkan penjualan.

Pihak UNIQLO Indonesia juga menyambut baik kerja sama perdana dengan Dekranasda NTB ini. Mereka yakin sinergi ini bisa melahirkan produk lokal yang siap bersaing di pasar yang lebih luas

Saat ini, seluruh UMKM yang mendaftar dinyatakan lolos syarat awal. Pemprov NTB berharap kerja sama ini bisa mengangkat nama NTB sebagai pusat kerajinan yang inovatif di Indonesia.(Hy/MP)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс