3.000 Pelari Siap Ramaikan Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K di Kaliurang

3.000 Pelari Siap Ramaikan Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K di Kaliurang
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar bersama narasumber lainnya sedang menyampaikan paparannya dalam Konferensi Pers di aula BBPPMT Yogyakarta,Senin(27/7/2026), Foto: Fatmawati

Sleman–Spektroom : Sebanyak 3.000 pelari dari berbagai daerah akan memeriahkan Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K yang akan digelar di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman.

Ajang ini diharapkan menjadi penguat citra Kaliurang sebagai destinasi sport tourism sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman, Yudi Prihantana, mengatakan kawasan lereng Gunung Merapi memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta, Senin (27/7/2026).

Menurut Yudi, Fun Run 6K merupakan bagian dari upaya memperkuat branding Kaliurang sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.

Selain menawarkan lintasan yang menarik, kawasan tersebut juga memiliki daya tarik wisata alam, kuliner, hingga budaya yang dapat dinikmati para peserta.

"Kami ingin para peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati keindahan Kaliurang, mengenal potensi wisata Sleman Utara, dan membawa pulang pengalaman yang berkesan untuk dibagikan kepada keluarga maupun komunitas mereka," ujar Yudi.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri Kepala BBPPMT Yogyakarta Tunggak Santosa serta Manager Event Organizer Fun Run 6K Haryo Arief Primanto.

Pemerintah Kabupaten Sleman turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sekretaris Daerah Sleman Abu Bakar menilai tren olahraga lari yang terus meningkat di Indonesia menjadi peluang strategis untuk mempromosikan daerah secara lebih luas.

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta akan memberikan dampak promosi yang besar karena para pelari umumnya membagikan pengalaman mereka melalui media sosial maupun komunitas.

"Event semacam ini akan memberikan efek multiplier, termasuk bagi sektor UMKM, transportasi, dan perhotelan," kata Abu.

Sementara itu, Kepala BBPPMT Yogyakarta Tunggak Santosa menjelaskan, Fun Run 6K menjadi bagian dari rangkaian Festival Transmigrasi 2026 yang bertujuan memperkenalkan wajah baru program transmigrasi kepada masyarakat.

Ia menuturkan, transmigrasi kini tidak lagi dipahami sekadar perpindahan penduduk, melainkan telah berkembang menjadi instrumen pembangunan kawasan yang mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.

"Melalui Festival Transmigrasi Fun Run 2026, kami ingin mengajak masyarakat melihat langsung transformasi tersebut melalui berbagai kegiatan yang dikemas lebih modern, inklusif, dan dekat dengan generasi muda," ujar Tunggak.

Berita terkait

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Landak - Spektroom : Di tengah gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan perempuan di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, memilih merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda. Sebanyak 300 perempuan mengikuti pelatihan literasi keuangan yang digelar Yayasan Karya Dua Anyam (YKDA) bersama Pemerintah

Apolonius Welly, Buang Supeno
BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jember – Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan penanganan dampak kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (18/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan pendistribusian bantuan air bersih ke-3 di wilayah Desa Kaliwining. Berdasarkan

Budi Sucahyono, Buang Supeno