3.347 Keluarga Batu IX Dapat 30 Kg Beras, Wali Kota Tanjungpinang Pastikan Bantuan Pemerintah Tepat Manfaat

3.347 Keluarga Batu IX Dapat 30 Kg Beras, Wali Kota Tanjungpinang Pastikan Bantuan Pemerintah Tepat Manfaat
Walikota Lis Darmansyah melihat langsung proses penyaluran bantuan pangan pemerintah(Foto:Prokompim)

Tanjungpinang – Spektroom : Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kebutuhan dasar seperti pangan.

Penegasan itu disampaikan Lis saat meninjau langsung penyaluran bantuan pangan pemerintah pusat kepada 3.347 penerima di Kelurahan Batu IX, Kota Tanjungpinang, Selasa (1/9/2026).

Dalam penyaluran tersebut, setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 100,41 ton beras.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Lis Darmansyah di Halaman Kantor Kelurahan Batu IX. Program tersebut merupakan bantuan pangan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Bulog kepada masyarakat berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos).

Lis tidak ingin bantuan pemerintah hanya dipandang sebagai pemberian dalam bentuk beras. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan keluarga.

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan kebutuhan keluarga dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerimanya,” ungkap Lis.

Masyarakat yang menerima disesuaikan dengan data Kemensos(Foto: Prokompim)

Lis: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Saat melihat langsung proses penyaluran, Lis menekankan pentingnya memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah bantuan bukan hanya terletak pada jumlah yang disalurkan, tetapi sejauh mana bantuan tersebut mampu meringankan beban keluarga penerima.

Karena itu, Lis berharap masyarakat menggunakan bantuan beras tersebut secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan keluarga.

Ia juga mengajak masyarakat tidak menjadikan bantuan sebagai satu-satunya sandaran. Dukungan pemerintah, kata Lis, harus berjalan beriringan dengan semangat masyarakat untuk terus berusaha meningkatkan kesejahteraan.

“Mari kita syukuri apa yang kita terima hari ini. Jadikan bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah sekaligus penyemangat bagi kita untuk terus berusaha,” ujarnya.

Lis berharap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Tanjungpinang ke depan semakin membaik sehingga kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat.

“Mudah-mudahan ke depan kondisi masyarakat kita semakin baik dan sejahtera,” pungkasnya.

100,41 Ton Beras untuk 3.347 Penerima

Pada tahap kedua program bantuan pangan 2026, setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Karena alokasi diberikan untuk tiga bulan sekaligus, bantuan yang diterima masing-masing warga mencapai 30 kilogram.

Beras yang disalurkan merupakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kualitas medium.

Dengan jumlah penerima mencapai 3.347 orang dan masing-masing memperoleh 30 kilogram, total bantuan mencapai 100.410 kilogram atau 100,41 ton beras.

Data penerima bantuan diperbarui pemerintah pusat melalui pengolahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta data Badan Pusat Statistik (BPS).

Pemutakhiran tersebut dilakukan untuk mendukung penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.

Bagi Lis Darmansyah, penyaluran bantuan pangan tersebut bukan sekadar agenda distribusi beras. Lebih jauh, program itu menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir, peduli, dan berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan paling mendasar: pangan keluarga.

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti